Wakil Bupati Kaur Dorong Aparatur Desa Tingkatkan Kompetensi Melalui Universitas Terbuka
Kaur, Mediasinardunia.com - Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur dapat dilakukan melalui jalur pendidikan formal maupun nonformal. Menurutnya, aparatur pemerintah wajib terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan peraturan serta melaksanakan program pemerintah secara profesional.
"Kami tegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini bisa ditempuh melalui jalur formal maupun nonformal. Namun, kita tetap harus terus belajar seiring perkembangan zaman, mengingat banyaknya peraturan pemerintah yang harus dipelajari dan diterapkan. Oleh karena itu, mau tidak mau aparatur pemerintah harus memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan program-program pemerintah tersebut," ujarnya pada 3 April 2026.
Abdul Hamid juga menjelaskan bahwa peserta utama dalam kegiatan ini adalah seluruh sekretaris desa di wilayah Kabupaten Kaur. Meskipun demikian, kegiatan ini juga terbuka bagi kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kader desa yang ingin meningkatkan kompetensi diri.
"Adapun peserta utamanya adalah seluruh sekretaris desa di Kabupaten Kaur. Namun, keikutsertaannya tidak dibatasi hanya bagi sekretaris desa, melainkan terbuka juga bagi kepala desa, perangkat desa, anggota BPD, maupun kader desa. Kegiatan ini bersifat tidak wajib, namun kami sangat menganjurkannya sebagai upaya peningkatan kompetensi melalui pendidikan di Universitas Terbuka," tambahnya.
Kegiatan pendidikan yang difasilitasi oleh Universitas Terbuka ini menawarkan berbagai kemudahan bagi aparatur desa. Sebagai perguruan tinggi negeri, Universitas Terbuka dinilai mampu menjadi solusi pendidikan yang terjangkau dan fleksibel.
Sementara itu, Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Bengkulu, Anton Ardiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dan sosialisasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaur untuk membuka akses pendidikan bagi aparatur desa dan masyarakat umum. Langkah ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kaur.
Dalam penjelasannya, Anton menyebutkan bahwa Universitas Terbuka hadir sebagai solusi pendidikan tinggi yang fleksibel dan inklusif. Sistem pembelajarannya dirancang agar memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu karena kesibukan pekerjaan.
Ia juga menambahkan bahwa Universitas Terbuka menyediakan layanan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dapat mempersingkat masa studi mahasiswa. Selain itu, proses pembelajaran dapat dilakukan langsung di wilayah Kabupaten Kaur tanpa harus pergi ke luar daerah, sehingga lebih efisien dan mudah diakses oleh masyarakat.
"Berbagai kemudahan kuliah yang ditawarkan Universitas Terbuka antara lain tersedianya layanan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang dapat memangkas masa studi mahasiswa. Selain itu, seluruh proses pembelajaran dapat dilakukan di Kabupaten Kaur tanpa harus bepergian ke luar daerah," pungkasnya.