Potensi Wisata Pantai Oa: Indahnya yang Tercebur dalam Ketersembunyian
Flores Timur, Mediasinardunia.com - Keindahan Pantai Oa di Desa Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, masih belum dikenal luas oleh para wisatawan.
Pantai Oa pernah menjadi lokasi Festival Bale Nagi pertama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Flores Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan beberapa tahun yang lalu.
Namun, sayangnya, infrastruktur jalan yang ada di pantai ini belum memadai dan sinyal telekomunikasi tidak stabil. Warga yang tinggal di sekitar pantai ini sudah merasakan ketidakadilan dalam pembangunan infrastruktur selama bertahun-tahun.
Untuk mencapai pantai ini, para wisatawan harus memiliki stamina fisik yang cukup, begitu juga kondisi kendaraan yang akan digunakan. Jalan menuju pantai ini sangat rusak terutama saat memasuki pertengahan antara Desa Hewa dan Desa Pantai Oa.
Badan jalan yang dulunya terbuat dari semen kini sudah terkelupas dan tersisa hanya tanah berbatu selama kurang lebih 2 kilometer.
Meskipun akan terasa lelah saat melakukan perjalanan menuju pantai tersebut, namun keindahan pantai dengan pasir putih halus dan ombak yang menarik akan membuat wisatawan merasa senang. Namun, banyak pengunjung yang mulai beralih ke destinasi wisata lain karena akses jalan yang belum memadai.
Pemerintah Desa Pantai Oa bersama masyarakat setempat mengadakan acara pengibaran bendera bahari dalam rangka memperingati HUT RI ke-79 pada tanggal 17 Agustus 2024.
Acara pengibaran bendera ini dihadiri oleh Camat Wulanggitang, Fredy Moat Aeng, Pastor Paroki Kristus Raja Semesta Alam Watobuku, P. Laurens Useng, SVD, serta anggota TNI dan Polri. Paskibra yang mengibarkan bendera merah putih di tengah laut merupakan salah satu bentuk promosi wisata dengan tema 'Merdeka Berwisata'.
Pemerintah Desa Pantai Oa telah mengalokasikan sekitar Rp 1 miliar untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Oa, yang juga menjadi tempat beroperasinya ratusan nelayan.
"Kami mengusung tema 'Merdeka Wisata' dalam perayaan HUT RI tahun ini. Kami berharap untuk mengangkat potensi wisata Pantai Oa agar dapat dipromosikan kepada lebih banyak wisatawan. Anggaran yang telah dialokasikan untuk pengembangan Pantai Oa mencapai sekitar Rp 1 miliar," ungkap Perangkat Desa Pantai Oa, Laus Mukin.