Skip to main content
x
Walikota Bengkulu Sambut Peserta Studi Lapangan PKA dan PKP dari Lubuk Linggau, 04/09/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Walikota Bengkulu Sambut Peserta Studi Lapangan PKA dan PKP dari Lubuk Linggau

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, SE MM, bersama Pj Sekda, Tony Elfian, dan para Kepala OPD, menyambut peserta studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan III dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan II dari Pemerintah Kota Lubuk Linggau di ruang Hidayah I, Kantor Walikota, pada Kamis, 4 September 2024.

Dalam kesempatan ini, Dedy menyatakan kebahagiaannya karena Pemkot Lubuk Linggau memilih Kota Bengkulu sebagai lokasi studi lapangan untuk PKA dan PKP. Ia menegaskan bahwa Pemkot Lubuk Linggau tidak salah dalam memilih tempat, karena Pemerintah Kota Bengkulu memiliki program yang sangat fokus pada pelayanan masyarakat. 

Beberapa program unggulan yang disampaikan antara lain Gerakan Anak Yatim (GPY), memuliakan tamu, dan obral melalui WhatsApp (WA). Selain itu, Dedy juga memaparkan program terbarunya, seperti Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) dan Gerakan Menanam Buah (Genambah), yang semuanya merupakan wujud dari pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saya katakan kepada bapak ibu, kita ini pelayan masyarakat, abdi negara yang melayani masyarakat. Berbeda dengan sebelumnya, kini kita yang melayani. Ini bukan basa-basi, silakan tanya kepada masyarakat mengenai bagaimana kami berupaya agar tidak ada batasan antara masyarakat dan pemerintah,” terang Walikota. 

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Lubuk Linggau, Herdawan, dan Plt Kepala BKPSDM Lubuk Linggau, Dian Chandra, mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan jajaran yang telah menyambut mereka dengan baik. 

Peserta studi lapangan PKA berjumlah 38 orang dan PKP 40 orang, dengan pelatihan yang akan dilakukan di empat OPD, yaitu Kominfo, Bapenda, DPMPTSP, dan Kecamatan Gading Cempaka. Kota Bengkulu dipilih karena merupakan salah satu instansi pemerintah di Provinsi Bengkulu yang telah menjalankan pelayanan publik dengan baik serta terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan fokus pelayanan. Hal ini diharapkan dapat membantu peserta mempelajari penyelenggaraan publik yang baik di kota yang kaya akan sejarah ini.

Di akhir acara, Dedy dan Herdawan saling tukar cinderamata sebagai simbol kolaborasi antara Pemkot Bengkulu dan Lubuk Linggau. Dengan spesial, Dedy memberikan dan langsung memasangkan ikat kepala khas Bengkulu, ‘kbek palak,’ kepada Herdawan dan Dian. Bahkan, kepada Dian, yang merupakan senior Walikota, Dedy memberikan kbek palak yang dikenakannya.

Untuk memastikan semua berjalan lancar, Dedy juga meminta pihak BKPSDM Kota Bengkulu untuk mendampingi para peserta berkeliling ke OPD, tempat wisata, dan tempat oleh-oleh khas Bengkulu. Ini dilakukan sebagai upaya mempromosikan Kota Bengkulu yang kaya akan cerita dan sejarah. “Boleh nanti ke rumah dinas, salah satu ikon kota, bisa foto di depan balai kota. Malah, sore ini bisa jadi tempat wisata, bahkan ada yang sampai jam 11 malam nongkrong di sana,” ungkap Dedy.

“Kalau di Jawa Barat ada Gedung Sate, di Kota Bengkulu ada Gedung Merah Putih. Kenang-kenangan foto di sini, saya doakan yang foto di sana kariernya akan terus meningkat,” imbuh Dedy sambil mendoakan para peserta. 

Selain itu, Dedy berharap para peserta dapat berkunjung ke berbagai wisata sejarah, seperti rumah pengasingan Bung Karno. “Di rumah ini, ada sumur yang tetap ada airnya bahkan di musim kemarau. Berwudhu di sana langsung ‘glowing’, tidak perlu repot membeli skincare yang mahal lagi,” ucap Dedy sambil melempar candaan.

Sebagai penutup, Dedy mengucapkan terima kasih dan menitipkan salam untuk Walikota Lubuk Linggau, serta berencana untuk membalas kunjungan tersebut di masa mendatang.