Audensi Perwakilan Masyarakat Silaut dengan Bupati Pesisir Selatan: Mencari Solusi untuk Sengketa Agraria
Mediasinardunia.com - Kabupaten Pesisir Selatan, 4 orang Perwakilan masyarakat Silaut, Malur, ismail, Nasib, Suguhartono melakukan audensi dengan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni Datuak Bando Basau, untuk membahas sengketa agraria yang melibatkan PT Sukses Jaya Wood (SJW) dan masyarakat Silaut. Audensi ini disambut dengan hangat dan diskusi yang panjang, dengan tujuan mencari solusi untuk permasalahan yang telah lama menghantui masyarakat Silaut.(01/10)
Masyarakat Silaut mengeluhkan bahwa lahan mereka telah diserobot oleh PT Sukses Jaya Wood (SJW), yang diduga telah melanggar Hak Guna Usaha (HGU) No. 08 tahun 2013. Malur, salah satu perwakilan masyarakat Silaut, menjelaskan bahwa banyak warga yang telah dirugikan dan terzolimi akibat penyerobotan lahan tersebut. Banyak anak yang putus sekolah karena tidak memiliki biaya, dan masyarakat tidak memiliki lahan atau kebun sawit lagi.
Masyarakat Silaut juga mengeluhkan arogansi PT Sukses Jaya Wood (SJW) dalam memasang patok batas tanpa seizin dengan Wali Nagari atau KAN. Pemasangan Patok-patok tersebut dikawal oleh oknum polisi, dan banyak patok yang telah dipasang di kebun sawit masyarakat yang masih dipanen oleh masyarakat Silaut. Masyarakat merasa dirugikan dan terzolimi oleh tindakan perusahaan tersebut.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni Datuak Bando Basau, berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan di Silaut tersebut dengan perusahaan PT Sukses Jaya Wood (SJW). Ia akan memastikan bahwa sengketa agraria dan HGU No. 08 tahun 2013 tersebut diselesaikan dengan adil dan transparan.
Masyarakat Silaut berharap bahwa audensi ini dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan permasalahan yang telah lama menghantui mereka. Mereka berharap bahwa pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan perusahaan untuk menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Silaut dapat hidup dengan tenang dan sejahtera. (HD/FR/BM)