Bocah 8 Tahun Tenggelam di Irigasi Bendungan Seluma, Bupati Janjikan Perkuat Pengamanan
Seluma, Mediasinardunia.com - Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Haikal (8 tahun), bocah asal Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan, yang tenggelam di aliran irigasi Bendungan Seluma pada Minggu (15/02/2026) sore.
Teddy menyebut musibah ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Seluma dan tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Pemerintah Kabupaten Seluma mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga yang ditinggalkan,” kata Teddy dalam keterangan resminya pada hari yang sama.
Bupati berharap keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujarnya.
Teddy menegaskan, Pemkab Seluma akan berkoordinasi secara lintas sektoral untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan di titik-titik rawan, khususnya di sekitar aliran irigasi Bendungan Seluma. Ke depan, pengawasan akan melibatkan Satpol PP, BPBD, serta instansi terkait.
“Pemerintah akan meningkatkan langkah antisipasi melalui pengawasan dan pengamanan di lokasi rawan, bekerja sama dengan Satpol PP, BPBD, serta instansi terkait, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” kata Teddy.
Selain itu, Teddy mengimbau masyarakat Seluma maupun pengunjung dari luar daerah agar tidak melakukan aktivitas mandi di aliran irigasi Bendungan Seluma, mengingat kondisi debit air sedang besar dan berbahaya.
“Kami harap jangan melakukan aktivitas mandi di irigasi karena air sedang besar dan sangat berbahaya. Utamakan keselamatan,” pesan Teddy.
Teddy juga mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi aktivitas anak-anak di lingkungan sekitar.
“Mari kita bersama menjaga keselamatan anak-anak kita dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing,” ucapnya.
Diketahui, korban sempat dievakuasi oleh warga dan dibawa ke RSUD Tais. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia.