Skip to main content
x
Bupati Bengkulu Tengah Luncurkan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, 17/10/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Bupati Bengkulu Tengah Luncurkan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com – Gerakan Nasional Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Bengkulu Tengah, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pondok Kelapa pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis desa secara merata dan berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Bengkulu Tengah, Danrem 041/Gamas Bengkulu, Dandim 0407 Kota Bengkulu, perwakilan Polres Bengkulu Tengah, perwakilan Kejari Bengkulu Tengah, para staf ahli, camat, kepala desa, serta perangkat desa.

Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa kegiatan groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol dimulainya gerakan nyata koperasi desa di seluruh wilayah Bengkulu Tengah.

“Ini merupakan program nasional dari Bapak Presiden Prabowo. Tentunya, ini bukan hanya menjadi program di atas kertas, tetapi aplikasi nyata dalam sebuah gerakan. Groundbreaking ini menjadi simbol bahwa gerakan Koperasi Merah Putih di seluruh Kabupaten Bengkulu Tengah resmi dimulai hari ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa terdapat 142 desa dan 1 kelurahan di Bengkulu Tengah yang menjadi target pendirian bangunan Koperasi Desa Merah Putih. “Insya Allah, seluruh desa dan kelurahan akan segera memiliki bangunan koperasi desa. Kita akan memanfaatkan sumber daya yang ada agar pembangunan ini dapat segera terealisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Danrem 041/Gamas Bengkulu, Kolonel Inf Jatmiko Ariyanto, menyampaikan bahwa luas bangunan koperasi telah diseragamkan, yakni berukuran 20 x 30 meter. Berdasarkan rancangan anggaran bangunan (RAB), koperasi ini akan terdiri atas tiga unit bangunan: untuk toko kelontong, gudang basah, dan gudang kering yang akan digunakan untuk menyimpan pupuk, bibit, serta alat pertanian.

Dengan dimulainya pembangunan Koperasi Merah Putih ini, diharapkan ekonomi masyarakat desa semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan nasional.