Skip to main content
x
Masih banyaknya ditemukan antrean truk-truk di sekitaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khususnya di dalam Kota Bengkulu seperti di KM 6,5 dan KM 8 Kota Bengkulu menjadi perhatian Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang kembali menginstruksikan agar para sopir mengisi BBM di SPBU di wilayah mereka beroperasi.

Gubernur Kembali Ingatkan Sopir Truk Mengisi BBM di Wilayah Kabupaten

Bengkulu Mediasinardunia.com - Masih banyaknya ditemukan antrean truk-truk di sekitaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khususnya di dalam Kota Bengkulu seperti di KM 6,5 dan KM 8 Kota Bengkulu menjadi perhatian Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang kembali menginstruksikan agar para sopir mengisi BBM di SPBU di wilayah mereka beroperasi.

Dirinya juga meminta dinas instansi terkait untuk melakukan pemetaan terhadap alamat ekspedisi pengangkutan dan wilayah operasi masing-masing, sehingga bisa menyurati pihak bersangkutan untuk melakukan pengisian BBM Solar di wilayah kabupaten sehingga tidak menumpuk di Kota Bengkulu.

“Selama ini saya pelajar, penyebab menumpuknya truk-truk ini karena sebagian besar mereka mengisi di Kota Bengkulu. Padahal wilayah kerjanya mereka di kabupaten. Jadi saya minta agar mereka ini diarahkan ke SPBU di wilayah kerja mereka misalnya perusahaan di Benteng maka mengisi di sekitaran Nakau atau Kembang Sri. Kalau arah utara, maka ngisinya di dekat Sungai Hitam. Begitu juga kalau di Seluma ngisinya di Sukaraja,” ujarnya.

Masih padatnya antrean truk-truk yang menunggu giliran mengisi BBM jenis solar di SPBU dalam Kota Bengkulu menurutnya juga akibat sebagian besar sopir bertempat tinggal di Kota Bengkulu. 

Dengan pembatasan pembelian BBM Jenis Solar di SPBU tidak menjadi solusi untuk mengurai antean yang cukup panjang di jalur-jalur dalam Kota Bengkulu sehingga diharapkan kebijakan pembelian di SPBU wilayah kerja masing-masing truk bisa diterapkan dan dipatuhi.