Skip to main content
x
Harga Kopi Anjlok, Petani Kepahiang Resah Saat Musim Panen, 26/07/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Harga Kopi Anjlok, Petani Kepahiang Resah Saat Musim Panen

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Seharusnya, bulan Juli 2025 ini menjadi puncak musim panen kopi bagi para petani di Kabupaten Kepahiang. Namun, para petani malah semakin khawatir karena harga jual kopi bukannya naik, melainkan terus menurun.

Hingga Sabtu, 26 Juli 2025, harga kopi terpantau anjlok hingga menyentuh Rp40.000 per kilogram. Bahkan, beberapa petani di pedesaan terpaksa menjual kopinya di bawah harga tersebut, karena menjual kepada pengepul yang menjemput barang ke desa-desa.

"Kopi asal hanya dibeli pengepul seharga Rp40.000 per kilogram, dan bahkan ada yang dijual di bawah harga itu. Dengan kebutuhan ekonomi yang mendesak saat ini, petani terpaksa menerima harga yang dipatok tersebut," ungkap Candra (35), seorang petani asal Desa Kelobak.

Sementara itu, harga komoditas kopi dengan kualitas terbaik masih ditampung oleh pengepul di harga Rp43.000 per kilogram. Diketahui bahwa beberapa faktor yang menyebabkan penurunan harga kopi ini adalah dipengaruhi oleh harga pasar global.

"Harapannya, penurunan harga kopi ini tidak terus berlanjut, sebab petani saat ini mulai memasuki puncak musim panen. Namun, petani tidak dapat menunda penjualan komoditas kopinya, karena kebutuhan yang mendesak," ujar Candra.