Skip to main content
x
Hilangnya spanduk DPD PRO AMIN Bengkulu perhatian serius spanduk terpasang pada 05 Desember di Gor Sawah Lebar mendukung paslon No 1 Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar relawan PRO AMIN tiba tiba hilang pada 06 Desember. Sekretaris DPD PRO AMIN Bengkulu, Muhammad Iqbal, S.SOS, MH, Sangat Kecewa.

Hilangnya Spanduk DPD Pro Amin Bengkulu Menjadi Perhatian Serius Oleh Sekretaris DPD Pro Amin Bengkulu, Mohammad Iqbal, S. Sos, SH,

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Hilangnya spanduk DPD PRO AMIN Bengkulu menjadi perhatian serius bagi pihak terkait. Pasalnya, spanduk yang terpasang pada 05 Desember di Gor Sawah Lebar mendukung paslon No 1 Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar atas nama relawan PRO AMIN, tiba-tiba hilang pada 06 Desember.

Sekretaris DPD PRO AMIN Bengkulu, Muhammad Iqbal, S.SOS, MH, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap hilangnya spanduk tersebut. Iqbal menegaskan bahwa organisasi relawan PRO AMIN memiliki badan hukum di nasional dan kejadian ini merupakan penghinaan terhadap organisasi tersebut.

Kota bengkulu

 

Iqbal pun mendesak Sujono DPW Partai PKS selaku ketua panitia untuk meminta maaf atas hilangnya spanduk tersebut. Iqbal juga menunjukkan ketidakpuasan terhadap sikap Sujono yang menganggap hanya partai saja yang boleh terpasang di dalam Gor Sawah Lebar.

Dalam pernyataannya, Iqbal juga menegaskan bahwa jika permintaan maaf tidak dilakukan, pihaknya tidak segan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Iqbal menegaskan bahwa tujuan dari pemasangan spanduk tersebut adalah untuk memenangkan paslon mereka, dan kejadian ini tidak bisa dianggap remeh.

Pihak terkait pun diharapkan segera mengambil tindakan yang tepat terkait hilangnya spanduk DPD PRO AMIN Bengkulu. Publik juga diharapkan agar tetap tenang menunggu perkembangan selanjutnya terkait peristiwa ini.