Skip to main content
x

Antusias Warga Kelurahan Sukarami Gelar Kegiatan Gotong Royong

Kota Bengkulu, Mediasinardunia.com- Dalam rangka tingkatkan kebersihan, keindahan, serta keasrian serta mendukung program Walikota Bengkulu, masyarakat Kelurahan Sukarami gelar kegiatan gotong royong di beberapa titik tempat atau lokasi namun difokuskan di sepanjang jalan area RT 44 RW 09 Kota Bengkulu. Minggu (13/06/2021).

This image has an empty alt attribute; its file name is 30-1024x470.jpg

Hal ini dikarenakan di sepanjang pinggiran jalan tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga setempat namun dilakukan secara diam-diam yaitu ketika menjelang malam warga membuang sampah di tempat itu tanpa diketahui oleh warga yang lainnya. Ini tentu membuat tumpukan sampah di area tersebut semakin menumpuk dan berserakan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lurah Sukarami Firmansyah,S.Sos dihadiri oleh Ketua RT 44, Ketua RW 03, RW 06, RW 09 beserta jajarannya, Bhabinkamtibmas dan warga masyarakat Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Lurah Sukarami Firmansyah, S.Sos menyampaikan setelah diadakannya kegiatan bersih-bersih ini diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah di area tersebut. 

Dimana Camat Selebar Kota Bengkulu Drs. Sehmi, M. Pd  juga menghimbau kepada masyarakat untuk memfoto dan menyerahkan buktinya ke Kelurahan jika ada masyarakat yang masih kedapatan  melanggar  serta nanti akan diberikan hadiah uang senilai Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah).

“Setelah kegiatan gotong royong ini, saya mengharapkan tidak ada lagi warga atau masyarakat yang membuang sampah sembarangan terutama di tempat ini. Apabila ada warga kedapatan membuang sampah harap difoto dan diserahkan ke Kelurahan nantinya akan diproses secara hukum berdasarkan Perda NO. 2 Tahun 2011, dan Pak Camat Drs. Sehmi, M.Pd juga menginstruksikan nantinya akan diberikan hadiah uang satu juta rupiah untuk warga yang berani melaporkannya.” Ungkap Lurah Sukarami. 

Untuk diketahui kegiatan tersebut menurunkan 3 buah dermaga pengangkutan sampah. Hal ini dikarenakan akibat terlalu banyaknya sampah yang dibuang di area tersebut. (Ujang).