Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan Fokus Pada Program 100 Hari
Manna, Mediasinardunia.com - Saat ini, pasangan Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin, S.Sos dan Wakil Bupati Yevri Sudianto terus gencar melaksanakan program kerja 100 hari. Rifai menyatakan bahwa ia dan Yevri Sudianto belum merasa benar-benar menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan, selama program 100 hari tersebut belum sepenuhnya terlaksana. Meskipun demikian, sudah ada dampak positif yang dirasakan masyarakat.
"Artinya, saya akan merasa sebagai Bupati Bengkulu Selatan jika nantinya semua program 100 hari saya telah tercapai. Jika dalam 100 hari ini lampu jalan tidak menyala, Rumah Sakit Hasanuddin Damrah (RSHD) tidak mengalami perubahan, masyarakat masih membawa resep untuk membeli obat, dan kondisi toilet sekolah masih memprihatinkan, maka kami berdua merasa belum dapat menjalankan tugas kami sepenuhnya," jelas Rifai pada Minggu, 27 Juli 2025.
Namun, kesejahteraan masyarakat akan tercermin ketika mereka pulang membawa obat bukan resep, fasilitas sekolah yang lengkap, lampu jalan yang menyala, dan perbaikan jembatan. Hal-hal tersebut menunjukkan bahwa seorang Bupati dan Wakil Bupati benar-benar mementingkan kepentingan masyarakat.
Ke depan, semua program 100 hari yang telah dicanangkan akan diselesaikan melalui APBD Perubahan 2025. Meskipun ada aspek yang belum sepenuhnya selesai, hal tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2026 dalam APBD Bengkulu Selatan. "Semoga apa yang kami lakukan, baik saya maupun Yevri Sudianto, bersama OPD terkait, dapat membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan, menuju Bengkulu Selatan yang lebih maju di masa depan," tutup Rifai.