Bupati Gusnan Mulyadi Tegaskan Pentingnya Disiplin Finansial bagi 425 PPPK di Bengkulu Selatan
Manna, Mediasinardunia.com - Dalam pengajuan perjanjian kerja selama lima tahun, terhitung dari tahun 2025 hingga 2030, diharapkan semua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja diangkat dan dilantik sebanyak 425 orang tidak bersikap konsumtif jika ingin meraih kesuksesan. Dengan Surat Keputusan (SK) yang telah diserahkan, mereka dapat menggunakan SK tersebut sebagai jaminan untuk mengajukan pinjaman ke pihak perbankan guna tujuan produktif.
Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE.MM, menyampaikan bahwa Bank Bengkulu menawarkan pinjaman sekitar Rp 150 juta selama lima tahun ke depan. Artinya, setiap bulan gaji yang diterima tidak akan berkurang.
"Caranya, setelah mendapatkan pinjaman Rp 150 juta, kita bisa membeli setidaknya sebidang tanah, seperti kebun sawit. Dalam dua minggu, hasil buah sawit sudah bisa dipanen. Jika satu kali panen menghasilkan 1 ton, dengan harga saat ini, kita bisa mendapatkan uang sekitar Rp 3 juta. Jika dipanen dua kali, artinya akan menghasilkan Rp 6 juta, yang dapat digunakan untuk membayar utang pinjaman di bank," jelas Gusnan saat memberikan nasihat kepada 425 PPPK di Pendopo rumah dinasnya, Jumat (06/06).
Ia juga menekankan pentingnya menghindari perilaku konsumtif, yang cenderung menghabiskan uang secara berlebihan untuk barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun keinginan yang bersifat materi. Perilaku ini seringkali tidak mempertimbangkan kebutuhan yang sebenarnya, dan dapat menyebabkan masalah keuangan.
"Perilaku konsumtif biasanya melibatkan pengeluaran berlebihan untuk barang-barang yang mungkin tidak terlalu dibutuhkan, dan sering kali mengikuti tren atau gaya hidup mewah yang tidak mampu dibiayai," lanjutnya.
"Untuk mencapai kesuksesan, kita harus menyadari kemampuan diri kita. Artinya, kita harus bekerja keras untuk mencapai apa yang kita inginkan. Sukses adalah pilihan, tidak peduli apapun jenis pekerjaannya," pungkas Gusnan.