Dukung Pembentukan Karakter Siswa, Staf Ahli Bupati Rejang Lebong Resmikan Pembangunan Mushola SDIT Semarak
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Staf Ahli Bupati Rejang Lebong, Taman, S.P., M.Si., secara resmi membuka Gebyar Miladiyah SDIT Semarak sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushola Al Mujahidin di Komplek SDIT Semarak, Selasa (13/01/2026) pagi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Semarak Bengkulu, Dra. Hj. Nurul Fadillah, M.Pd., perwakilan unsur Forkopimda, jajaran pengelola sekolah, para wali santri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Taman memberikan apresiasi tinggi atas peran SDIT Semarak dalam mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya melalui pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Rejang Lebong.
“SDIT Semarak telah berkontribusi nyata dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai keagamaan dan karakter yang kuat,” ujar Taman.
Pentingnya Fasilitas Religi di Sekolah
Mengenai pembangunan Mushola Al Mujahidin, Taman menekankan bahwa keberadaan sarana ibadah di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk menunjang pendidikan karakter dan pembiasaan nilai religius sejak dini.
“Mushola ini adalah bagian penting dari ekosistem pendidikan. Kami berharap fasilitas ini nantinya dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan peserta didik,” tambahnya.
Terkait Gebyar Miladiyah, ia menilai kegiatan tersebut sebagai wadah positif untuk menggali kreativitas, minat, dan bakat siswa, sekaligus mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dan orang tua.
Dukungan Yayasan dan Pihak Sekolah
Ketua Yayasan Semarak, Dra. Hj. Nurul Fadillah, M.Pd., menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak. Ia berharap SDIT Semarak dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong.
Senada dengan hal itu, Kepala SDIT Semarak, Ustadz Roja Saputra, M.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan Mushola Al Mujahidin akan dilakukan secara bertahap. Fasilitas ini dirancang khusus untuk menunjang kenyamanan ibadah seluruh warga sekolah.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Taman, S.P., M.Si., yang kemudian diikuti oleh Ketua Yayasan Semarak serta perwakilan unsur Forkopimda sebagai tanda dimulainya pembangunan.