Skip to main content
x
Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang kembali menggelar kegiatan Lomba Budidaya Kebun Kopi pada tahun 2026 ini, Senin 18/5/2026.(SH/mediasinardunia.com)

Dukung Program Unggulan Bupati, Dinas Pertanian Kepahiang Gelar Lomba Budidaya Kebun Kopi 2026

Kepahiang, Mediasinardunia.com – Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang kembali menggelar kegiatan Lomba Budidaya Kebun Kopi pada tahun 2026 ini. Kegiatan yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah ini akan diikuti oleh perwakilan kelompok tani dari delapan kecamatan dan kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Kepahiang.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang mengungkapkan bahwa pelaksanaan lomba ini akan segera direalisasikan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses dilaksanakan pada tahun 2025 lalu, dan kembali diadakan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program unggulan daerah yang dicanangkan oleh Bupati Kepahiang, khususnya dalam pengembangan komoditas kopi.
 
“Kegiatan ini merupakan agenda rutin. Tahun 2025 sudah kita laksanakan, dan di tahun 2026 ini kembali kita gelar dalam rangka mendukung program unggulan daerah, terutama pengembangan kopi yang telah dicanangkan oleh Bupati,” jelas Kepala Dinas Pertanian saat dikonfirmasi pada Senin (18/5/2026).

bengkulu

"Lebih lanjut ia menjelaskan, rangkaian kegiatan lomba ini dijadwalkan akan berlangsung mulai bulan Juni hingga Agustus mendatang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendorong peningkatan produksi serta produktivitas kopi di Kabupaten Kepahiang agar lebih optimal dan maksimal.
 
Pihaknya menilai, hingga saat ini potensi hasil panen kopi di daerah tersebut belum sepenuhnya tergali. Berdasarkan data tahun sebelumnya, rata-rata produksi kopi petani baru berada di angka 600 hingga 700 kilogram per hektar. Padahal, dengan pengelolaan dan teknik budidaya yang tepat, potensi hasil panen sebenarnya dapat mencapai 2 ton per hektar.
 
Melalui lomba ini, diharapkan dapat tumbuh semangat dan motivasi baru bagi para petani. Hal ini diharapkan menjadi pendorong utama agar kualitas dan kuantitas budidaya kebun kopi di Kabupaten Kepahiang semakin meningkat di masa mendatang.
 
Selain aspek produksi, Kepala Dinas Pertanian juga menilai momen pelaksanaan lomba ini sangat tepat dan strategis. Pasalnya, hingga saat ini nilai jual kopi di pasaran masih berada dalam kondisi yang stabil dan menguntungkan bagi para petani.
 
“Kegiatan ini juga tergolong strategis dan sangat menguntungkan, mengingat hingga saat ini harga kopi di pasaran masih dalam kondisi stabil,” pungkasnya.(Sopian)