Dukungan Pemerintah untuk Meningkatkan Kemampuan Petani Sawit di Bengkulu: Pelatihan dari PT CWE, BPDPKS, dan Ditjenbun
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pemerintah terus melakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan petani sawit dalam mengelola kebun. Salah satunya adalah melalui pelatihan yang diadakan oleh PT Citra Widya Education (CWE) dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengembangan SDM Perkebunan (SDM PKS) dari BPDPKS dan Ditjenbun yang diselenggarakan oleh PT CWE. Pelatihan kali ini diikuti oleh 88 petani sawit dari Kabupaten Bengkulu Utara dan berlangsung selama lima hari (Senin-Jumat, 15-19 Juli 2024) di salah satu hotel di Bengkulu.
Deputi Direktur PT Citra Widya Education (CWE), Ahmad Mahfud, S.T., M.T., menyatakan pentingnya peran kelapa sawit bagi masyarakat Indonesia dalam mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pangan, kesehatan, hingga sumber energi alternatif. Oleh karena itu, industri kelapa sawit perlu terus diberikan perhatian dan dukungan guna meningkatkan produksi dan menuju keberlanjutan yang lebih baik.
Pelatihan ini terbagi menjadi dua modul, yaitu Teknis Budidaya Tanaman Kelapa Sawit dan Panen & Pascapanen. Modul ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui penerapan teknis budidaya yang tepat, mulai dari persiapan benih hingga proses pemanenan.
Ahmad Mahfud berharap bahwa melalui pelatihan ini, para petani kelapa sawit dapat meningkatkan kompetensinya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas serta kuantitas Crude Palm Oil (CPO). Ia juga berharap para petani dapat memperoleh keberkahan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan produktivitas.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Hardiantoni, S.H., menyatakan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan kesejahteraan petani di masa depan. Dia mengharapkan para peserta dapat memperhatikan dan mengikuti pelatihan dengan baik untuk kemudian dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di kebun masing-masing.
M. Rizon, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, juga menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi petani kelapa sawit di wilayah tersebut. Dengan luas lahan perkebunan kelapa sawit mencapai 413.950 ha, namun masih banyak petani yang belum menguasai teknis budidaya dan panen yang tepat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para petani sehingga mereka dapat mengelola kebun kelapa sawit dengan lebih efisien dan produktif.