Gubernur dan Kapolda Resmikan Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur di Bengkulu
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Semangat HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia menggema hingga ke lapangan hijau. Pada Sabtu pagi (02/08/2025), Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, dan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., tampil kompak untuk membuka secara resmi Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur di Kota Bengkulu.
Turnamen yang digelar selama dua hari, dari 2 hingga 3 Agustus 2025, tidak sekadar menjadi ajang adu strategi dan keterampilan mengolah bola, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarinstansi dan komunitas.
Bertempat di Lapangan Mini Soccer Rafflesia, event ini diikuti oleh 44 tim dari berbagai institusi pemerintahan, swasta, serta komunitas pecinta olahraga dari seluruh penjuru Provinsi Bengkulu. Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara media online Tedline dan komunitas pecinta sepak bola lokal. Mengusung tema "Gema Jaga Sportivitas di Bumi Merah Putih," gelaran ini juga menjadi simbol semangat persatuan, sportivitas, dan hidup sehat.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menekankan bahwa olahraga adalah investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar kegiatan musiman.
"Kita tidak pernah tahu kapan penyakit akan datang. Maka menjaga kesehatan adalah langkah terbaik. Olahraga seperti ini sangat penting sebagai bentuk pencegahan, karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati," ujar Helmi di hadapan ratusan peserta dan penonton.
Tak hanya berdampak pada fisik, Helmi melihat bahwa olahraga juga berkontribusi besar dalam memperkuat karakter bangsa. Menurutnya, sportivitas dan fair play adalah nilai-nilai penting yang perlu dibangun dan dijaga bersama.
"Turnamen ini adalah simbol bahwa Bengkulu mampu bersatu dalam semangat sehat, sportif, dan membangun. Ini juga merupakan ajang silaturahmi lintas lembaga dan komunitas," tambahnya.
Gubernur yang dikenal dekat dengan insan pers ini juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang digagas oleh masyarakat, komunitas, maupun institusi.
"Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, kita dapat menciptakan atmosfer olahraga yang sehat dan produktif. Jaga sportivitas dan bermainlah dengan semangat fair play," pesan Helmi penuh semangat.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, turut menyampaikan dukungannya. Ia berharap melalui olahraga, masyarakat Bengkulu semakin solid dan terhindar dari aktivitas negatif.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen, Tomides AW, mengungkapkan apresiasi atas dukungan penuh dari Gubernur dan Kapolda. Ia menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dari pendaftaran yang langsung penuh sesaat setelah diumumkan.
Namun, di tengah semaraknya turnamen ini, muncul catatan kecil yang cukup menggelitik. Menurut Tomides, salah satu institusi yang justru absen dalam turnamen ini adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu.
"Sangat disayangkan, Dispora Bengkulu tidak ikut berpartisipasi. Padahal, semestinya mereka menjadi motor penggerak kegiatan seperti ini," ujarnya.
Turnamen ini memperebutkan total hadiah jutaan rupiah, dengan rincian: Juara I mendapatkan Rp 5 juta, Juara II Rp 3,5 juta, dan Juara III Rp 2,5 juta. Selain itu, ada pula penghargaan untuk pemain terbaik dan top skorer, masing-masing sebesar Rp 350 ribu, yang diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk menunjukkan performa terbaik mereka.