Skip to main content
x
Buah Kopi, 14/08/2024 (Diky/Mediasinardunia.com)

Kekhawatiran Petani Kopi Kepahiang Terhadap Turunnya Harga Pasar

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Setelah sebelumnya naik dengan persentase 4,73 persen di Market London, Rabu 14 Agustus 2024, harga kopi di Kepahiang kembali turun.

Penurunan harga kopi di Kepahiang, meskipun tidak terlalu signifikan, membuat sebagian petani kopi merasa khawatir.

H. Zurdi Nata, S.IP, salah satu pengusaha jual beli kopi terbesar di Kepahiang, mengonfirmasi penurunan harga kopi saat ini.

Menurut Nata, harga kopi turun berdasarkan grafik market London yang menunjukkan penurunan sebesar -3,95 persen atau sebesar 172 poin.

Dengan nilai tukar 1 Dolar Amerika Serikat sebesar Rp 15.800, harga kopi di Kepahiang yang semula sekitar Rp 55 ribu - Rp 56 ribu perkilo, kini turun menjadi Rp 54 ribu - Rp 55 ribu perkilo.

"Dari data market London, update harga kopi di Kepahiang hari ini kembali mengalami penurunan dengan rentang harga sekitar Rp 54 - 55 ribu perkilo," ujar Zurdi Nata.

Nata menjelaskan bahwa harga tersebut berlaku untuk kopi dengan kualitas terbaik atau super.

"Saat ini, harga kopi selalu dinantikan oleh masyarakat Kepahiang, terutama oleh petani kopi. Pertanyaan apakah akan terus naik atau malah turun selalu muncul setiap kali musim panen kopi berlangsung," kata Nata.

Sebagai seorang pakar, Nata mencoba memberikan pendapat terkait prediksi harga kopi. Dia menyadari bahwa harga kopi tidak bisa diprediksi dengan akurat karena dipengaruhi oleh pasar internasional dan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS.

"Harga kopi sangat fluktuatif dan selalu bergerak mengikuti pasar internasional serta nilai tukar Dolar AS. Meskipun saya sangat berpengalaman, saya tidak bisa memprediksi apakah harga kopi di Kepahiang akan terus naik atau malah turun," ucap Nata.

Menurut Nata, kopi merupakan komoditas ekspor yang fluktuatif, sehingga dipengaruhi oleh berbagai faktor sehingga sulit untuk diprediksi.