Skip to main content
x
Nilai tukar rupiah dibuka pada posisi Rp16.191 per dolar AS pada Senin (22/7/24) dengan mata uang Garuda melemah 36 poin atau minus 0,22 persen dari perdagangan sebelumnya. (Diky/mediasinardunia.com)

Kekhawatiran Politik AS dan Data Ekonomi Memengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Jakarta, Mediasinardunia.com - Nilai tukar rupiah dibuka pada posisi Rp16.191 per dolar AS pada Senin (22/7/24) dengan mata uang Garuda melemah 36 poin atau minus 0,22 persen dari perdagangan sebelumnya. Di kawasan Asia, mata uang bergerak bervariasi, di mana won Korea Selatan, ringgit Malaysia, dan dolar Hong Kong menguat sedangkan peso Filipina, baht Thailand, dolar Singapura, yuan China, dan yen Jepang mengalami pelemahan.

Sementara itu, mayoritas mata uang di negara maju bergerak di zona hijau, dengan poundsterling Inggris, euro Eropa, dolar Kanada, dan franc Swiss menguat, kecuali dolar Australia yang melemah.

Analis pasar uang, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih akan melemah terhadap dolar AS akibat kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian politik di AS setelah Joe Biden mundur dari pencalonan Pilpres AS. Investor juga mengantisipasi data PDB AS dan inflasi PCE AS pekan ini.

Berdasarkan sentimen tersebut, ia memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.150 sampai Rp16.250 per dolar AS pada hari ini.