Skip to main content
x

Keresahan Warga Akibat Tambang Pengerukan Tanah Yang Diduga Ilegal

Kota Bengkulu, Mediasinardunia.com- Sebuah proyek tambang pengerukan tanah yang diduga tambang ilegal mengakibatkan warga desa RT 24 RW 01 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar mulai resah. Hal itu menyebabkan jalan di kawasan raden patah arah ke samsat karang indah menjadi licin dan rusak. 

Menurut keterangan ketua RT 24 Iskandar A.S tadi sudah ada korban tergelincir di jalan tersebut. Serta jalan yang rusak dan licin akibat tambang pengerukan tanah itu sebenarnya belum mendapat izin dari warga sekitar.

“Iya, memang telah ada korban jatuh tergelincir yang terjadi tadi malam, akibatnya ya itu tadi adanya proyek tambang pengerukan tanah ini. Warga Desa sini sudah mulai mengeluh dan resah karena terkena efek maupun dampaknya.” Ungkap Ketua RT 24 Iskandar.

Selain itu, ada beberapa warga juga mengeluhkan banyaknya debu yang sangat membuat ketidaknyamanan warga setempat. Untuk diketahui, pengerukan tanah yang diduga tambang ilegal ini sudah berjalan selama satu minggu. Serta masih belum diketahui untuk apa dan siapa pemborongnya.

Sementara itu, Ketua PAC PP Selebar Putra Simanjuntak telah melaporkan kejadian ini ke babinkamtibmas Selebar Bapak Slamet.

“Saya sudah melapor kepada bapak babin yakni pak Slamet, dan menerangkan keluhan-keluhan yang terjadi di area sekitar lokasi dari efek yang diduga tambang ilegal tersebut,” demikian Ketua PAC PP. (Putra)