Skip to main content
x
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sebagai langkah strategis dalam mematangkan target prestasi dan mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan

KONI Bengkulu Matangkan Target Prestasi Menuju PON NTB 2028

Bengkulu , Mediasinardunia.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sebagai langkah strategis dalam mematangkan target prestasi dan mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan, mulai dari Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rakerprov tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Hotel Mercure Bengkulu dan dihadiri jajaran pengurus KONI, perwakilan cabang olahraga (cabor), serta pemangku kepentingan terkait.

Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mengatakan Rakerprov menjadi forum penting untuk menyusun arah kebijakan pembinaan atlet sekaligus menetapkan target perolehan medali yang bermuara pada PON 2028.

“Ada sejumlah agenda yang kita bahas dalam Rakerprov, mulai dari evaluasi prestasi, penetapan target medali, hingga persiapan atlet dengan fokus utama menuju PON NTB 2028,” ujar Teuku Zulkarnain.

Ia mengungkapkan, KONI Bengkulu menargetkan mampu menembus 25 besar pada ajang PON 2028. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah cabor yang sebelumnya menyumbangkan medali pada PON Aceh akan dievaluasi dan diperkuat agar mampu meningkatkan prestasi, bahkan meraih medali emas di PON mendatang.

“Beberapa cabor potensial seperti tinju, gulat, dan sejumlah cabor lainnya akan menjadi fokus pembinaan. Kita ingin prestasi yang sudah ada bisa ditingkatkan secara signifikan,” katanya.

Selain pembinaan atlet, aspek sarana dan prasarana juga menjadi perhatian serius. Teuku menyebutkan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga di Bengkulu sejauh ini cukup besar.

“Sejumlah fasilitas olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, dan stadion telah diperbaiki. Ke depan, kami juga mengusulkan perbaikan lapangan voli dan tenis indoor untuk menunjang latihan atlet,” jelasnya.

Ia menegaskan, capaian medali perunggu pada PON sebelumnya harus menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik di PON 2028.

“Medali perunggu yang sebelumnya kita raih harus bisa ditingkatkan menjadi emas atau prestasi yang lebih baik. Dukungan pemerintah daerah sangat luar biasa, terutama dalam perbaikan fasilitas olahraga,” pungkas Teuku Zulkarnain.