Skip to main content
x
Menyemai Sifat Nabi Muhammad SAW: Pesan Ustadz Syafrudin kepada Pejabat dan ASN Rejang Lebong, 06/02/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Menyemai Sifat Nabi Muhammad SAW: Pesan Ustadz Syafrudin kepada Pejabat dan ASN Rejang Lebong

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Ustadz Drs. H. Syafrudin, MPd.I, mengingatkan jajaran pejabat dan ASN di lingkup Pemkab Rejang Lebong untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW.

Pada bulan Rajab ini, Nabi Muhammad melakukan perjalanan Isro' Mi'raj ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat. Sebelumnya, hati Nabi dibersihkan dan dicuci dengan air zamzam. Seluruh sifat buruk dipbuang dan digantikan dengan sifat-sifat baik," jelas Syafrudin dalam tausiah singkatnya di halaman Pemkab, pukul 07.30 WIB, pada Jum'at (6/2).

Ceramah agama bulanan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Yusran Fauzi, ST, Asisten I Setdakab Pranoto Madjid, SH, M.Si, Asisten II Asli Samin, S.Kep, M.Kep, Kadis Kominfo Rephi Meido Satria, SKM, Kepala Bappeda Khirdes Lapendo Pasju, SSTP, M.Si, Para Kabag, dan seluruh ASN.

"Sifat buruk yang pertama yang harus dibuang menurut Nabi adalah sombong, angkuh, dan tinggi hati. Meskipun kita bukan nabi, kita tidak boleh sombong dan meremehkan orang lain, karena kita membutuhkan orang lain," ujar Syafrudin.

Sifat buruk yang kedua adalah iri, dengki, dan cemburu. Orang yang memiliki sifat ini biasanya tidak suka melihat keberhasilan orang lain. Allah memerintahkan para malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam. Semua malaikat patuh kecuali iblis yang menolak karena merasa lebih mulia karena dibuat dari api, sehingga iblis diusir dari surga.

Sifat buruk yang ketiga adalah tamak, rakus, dan lobak serta dzolim, yang merupakan perilaku zalim baik dalam tindakan maupun kata-kata yang membuat orang lain teraniaya dan sakit hati.

Sedangkan sifat baik yang ditambahkan Allah dalam diri Nabi Muhammad antara lain Ilmu, Iman, Hikmah, dan keyakinan.

"Kita harus memiliki ilmu, contohnya saat berbuka puasa di Bulan Ramadhan. Kita harus tahu tata cara yang benar untuk berbuka dan berdoa sebagai ungkapan terimakasih atas berkah yang diberikan Allah. Iman adalah pengendali agar kita tidak terlibat dalam perbuatan tercela. Hikmah dibutuhkan dalam berdakwah seperti yang dilakukan Nabi kepada masyarakat Quraisy. Keyakinan yang teguh sangat penting. Sifat-sifat Nabi Muhammad inilah yang perlu kita contohi," demikian Syafrudin.

Kabag Kesra, Herwin Wijaya Kesuma, M.Pd.I, menjelaskan bahwa pembinaan mental untuk ASN di lingkup Pemkab dilakukan setiap bulan.

"Ceramah agama dilaksanakan setiap minggu pertama bulan sebagai upaya pembinaan mental untuk ASN," kata Herwin.