Skip to main content
x
Pemerintah Kabupaten Kaur dan Gunung Kidul Tandatangani MoU untuk Penerapan SPBE, 10/05/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemerintah Kabupaten Kaur dan Gunung Kidul Tandatangani MoU untuk Penerapan SPBE

Kaur, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Kaur (Pemkab Kaur) dan Pemkab Gunung Kidul sepakat untuk bekerja sama dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pada Jumat, 9 Mei 2025. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Gunung Kidul dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid S. Pd I, didampingi Kadis Kominfo, M. Jarnawi, M. Pd, serta Wakil Bupati Gunung Kidul, Joko Parwoto, SE, MM.

“Kami berharap kolaborasi dengan Pemkab Gunung Kidul dan Kabupaten Kaur ini dapat menjadi modal kerja sama daerah yang efektif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Wakil Bupati Abdul Hamid saat dikonfirmasi, Sabtu, 10 Mei 2025.

Wabup menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup beberapa aspek, antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur digital, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan bersama aplikasi dan platform layanan publik berbasis elektronik. Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kaur ingin belajar dan mengadopsi praktik terbaik yang telah terbukti berhasil di Gunung Kidul dalam penerapan SPBE.

“Kami melihat Gunung Kidul sebagai salah satu daerah yang sukses dalam penerapan SPBE. Melalui kerja sama ini, kami ingin belajar dan mengadopsi praktik terbaik yang telah terbukti berhasil,” terangnya.

Wakil Bupati Gunung Kidul, Joko Parwoto, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya sinergi antar daerah dalam mendukung program digitalisasi pemerintahan.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, kedua pemerintah daerah komitmen untuk terus menjalin kerja sama teknis yang konkret dan berkelanjutan demi pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ini adalah peluang bagi kita untuk saling belajar dan bertukar pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan, serta menumbuhkan potensi daerah secara sinergis. Sebab, potensi Kabupaten Kaur tidak jauh berbeda dari potensi Kabupaten Gunung Kidul,” tandasnya.