Skip to main content
x
Pemkab Kepahiang Pastikan Tenaga Honorer Mendapat Jaminan Kesehatan dan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, 12/09/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Pemkab Kepahiang Pastikan Tenaga Honorer Mendapat Jaminan Kesehatan dan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Kepahiang memastikan bahwa tenaga honorer tidak hanya mendapatkan upah sesuai ketentuan, tetapi juga jaminan kesehatan dan jaminan keselamatan kerja yang tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, sebanyak 5.426 tenaga honorer telah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan, demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si., pada Jumat, 12 September 2025.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kepahiang menyalurkan santunan jaminan kematian dari peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia, yakni almarhumah Sisilia Intan Khumairoh, Tenaga Harian Lepas (THL) di Sekretariat DPRD Kepahiang. Wabup menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada tenaga harian lepas yang telah mengabdikan diri bagi Kabupaten Kepahiang.

"Pemkab Kepahiang memberikan jaminan perlindungan kerja bagi seluruh tenaga honorer non-ASN. Hari ini, kita memberikan santunan kepada salah satu THL kita yang telah berpulang, yaitu ananda Sisilia yang telah mengabdi di Sekretariat DPRD Kepahiang. Santunan ini merupakan wujud jaminan perlindungan kerja dari pemerintah untuk seluruh tenaga THL di lingkungan Pemkab Kepahiang," ujar Wabup.

Sementara itu, orang tua almarhumah, Edi Rahman, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas santunan yang diberikan oleh pemerintah daerah bersama BPJS Ketenagakerjaan. 

“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Pak Wakil Bupati dan BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian berupa santunan ini. InsyaAllah, santunan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kepahiang, saat ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepahiang mencapai 5.426 orang. Rincian peserta tersebut terdiri dari Non-ASN sebanyak 1.219 orang, GTK/SD/SMP 750 orang, Petugas Pemilu KPU 3.322 orang, perangkat desa 115 orang, dan BPD sebanyak 50 orang.