Peran BLUD dalam Transformasi Puskesmas Kabupaten Kaur
Kaur, Mediasinardunia.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur telah melaksanakan sosialisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Kaur. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM, Kepala Puskesmas Pasar Kepahiang Heni Mahita, S.Tr.Keb, Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Purwo Utomo, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Kaur, serta OPD terkait lainnya. Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai III Setda Kaur pada Rabu (31/07/2024).
Kepala Dinas Kesehatan, Yasman, M.Pd, menjelaskan tujuan sosialisasi BLUD ini dalam sambutannya. Yasman menggarisbawahi bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada puskesmas dan OPD terkait mengenai pentingnya penerapan BLUD.
"Dalam kegiatan ini, terdapat 54 peserta yang terdiri dari perwakilan puskesmas dan beberapa OPD terkait, dengan tujuan melakukan pemetaan untuk meningkatkan komitmen di setiap puskesmas. Selain itu, fokus sosialisasi juga adalah penyusunan draft dokumen persyaratan administrasi untuk perubahan status puskesmas menjadi BLUD," jelas Yasman.
Yasman menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada satupun puskesmas di Kabupaten Kaur yang menerapkan sistem BLUD. Oleh karena itu, pertemuan ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan konsep BLUD kepada puskesmas dan OPD terkait, dengan harapan agar semua pihak dapat mempersiapkan diri dalam proses transformasi tersebut.
Sementara itu, Sekda Kaur, Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM, berpendapat bahwa penerapan BLUD di setiap puskesmas di Kabupaten Kaur harus dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kondisi dan situasi setiap puskesmas berbeda-beda, sehingga diperlukan pendekatan yang terencana dan bertahap untuk memastikan bahwa semua puskesmas dapat beradaptasi dengan baik terhadap perubahan ini.
"Kita perlu memahami dan menyesuaikan proses penerapan BLUD sesuai dengan kebutuhan dan keadaan spesifik masing-masing puskesmas, bisa dilakukan secara bertahap. Sebagai langkah awal, kita bisa mulai menerapkan BLUD di Puskesmas Kaur Selatan. Jika berhasil, maka penerapan tersebut dapat diterapkan di puskesmas-puskesmas lain di daerah yang lebih terpencil. Dengan cara ini, penerapan BLUD dapat merata di seluruh Kabupaten Kaur," ujar Sekda.