Persiapan Keberangkatan Haji 2025, Perekaman Biometrik Calon Jemaah Haji di Kepahiang
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Kantor Kementerian Agama Kepahiang telah memulai persiapan keberangkatan haji bagi calon jemaah haji daerah dengan memfasilitasi perekaman biometrik. Perekaman biometrik haji adalah proses pencatatan data jemaah haji secara digital untuk pengurusan visa Haji dan dilakukan melalui aplikasi Saudi Visa Bio.
Perekaman biometrik CJH dimulai dari tanggal 14 hingga 25 Oktober 2024, di mana 10 hingga 11 orang Calon Jemaah Haji Tahun 2025 dijadwalkan untuk melakukan perekaman biometrik setiap harinya. Sesuai dengan kuota regular, jumlah Calon Jemaah Haji Tahun 2025 Kemenag Kepahiang adalah sebanyak 103 orang.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang, Harlen Devis Munandar, S.Sos.I, M.Ag, melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, berharap agar seluruh CJH Tahun 2025 bisa melengkapi dan menyelesaikan semua tahapan persyaratan keberangkatan ke tanah suci dengan lancar.
"Perekaman biometrik haji bertujuan untuk mempermudah proses imigrasi Calon Jemaah Haji, memfasilitasi proses keluar dari bandara Saudi, serta menjamin autentifikasi Calon Jemaah Haji. Oleh karena itu, tetaplah menjaga kesehatan agar bisa mengikuti dan melengkapi setiap persyaratan yang diperlukan," ungkap Harlen.
Prosedur perekaman biometrik haji mencakup pengisian biodata, pemindaian 10 sidik jari, foto wajah, pemindaian telapak tangan, dan pemindaian retina mata. CJH yang memiliki kendala dengan sidik jari diminta untuk membuat surat keterangan untuk diunggah ke dalam aplikasi Saudi Visa Bio.
"Selama tahapan perekaman biometrik berlangsung, kami harap para calon jemaah haji untuk mengikutinya agar tidak ada tahapan yang terlewatkan," kata Harlen.