Rakor KEMENDAGRI Bahas Strategi Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Tanaman Obat Herbal Nasional Tahun 2024
Kaur, Mediasinardunia.com - Pada Senin, 29 Juli 2024, Kementerian Dalam Negeri (KEMENDAGRI) mengadakan zoom meeting secara online yang dihadiri oleh Gubernur dan Bupati/Wali Kota dari seluruh Indonesia. Acara tersebut membahas tentang strategi pengendalian inflasi di berbagai daerah untuk tahun 2024, sekaligus pembangunan tanaman obat herbal nasional. Zoom meeting di Pemda Kaur diselenggarakan di Ruang Staff Ahli Lantai III Kabupaten Kaur dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti Ekonomi, BPS Kaur, PU - PR, dan Pertanian.
Rapat tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M. Si, dengan mengungkapkan, "Sudah ke-84 kali kita mengadakan rapat terus menerus setiap minggu, oleh sebab itu kita berharap kedepannya ada perubahan dan program jangka panjang. Pada hari ini, materi yang akan kita bahas adalah materi kedepan yang akan dilaksanakan dan dikoordinasikan di daerah masing-masing."
Pengendalian inflasi tahun 2024 di berbagai daerah merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Rakor ini bertujuan untuk membahas strategi-strategi dalam mengendalikan inflasi yang diperkirakan akan meningkat seiring dengan dinamika ekonomi global dan domestik.
Salah satu fokus utama dalam Rakor tersebut adalah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan tanaman obat herbal nasional. Tanaman obat herbal dipandang sebagai komoditas strategis yang dapat mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, serta menjadi sumber pendapatan baru bagi petani lokal.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pihak terkait dalam pengembangan tanaman obat herbal. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan diversifikasi ekonomi di daerah dan mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu yang rentan terhadap fluktuasi harga pasar.
Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2024 yang dijalankan sejalan dengan pembangunan tanaman obat herbal nasional menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong inovasi serta diversifikasi ekonomi di daerah. Diharapkan langkah-langkah ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.