Skip to main content
x
Gubernur Helmi Bahas Percepatan Pembangunan Pendidikan Bersama Mendikdasmen, 23/04/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Sinergi Pusat dan Daerah, Gubernur Helmi Bahas Percepatan Pembangunan Pendidikan Bersama Mendikdasmen

Bengkulu, Mediasinardunia.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan pertemuan strategis yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu, dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Kegiatan berlangsung di ruang Situation Room Gedung A Lantai 2 Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kawasan Senayan, Jakarta, pada hari Kamis, 23 April 2026.
 
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya guna mempercepat pembangunan serta peningkatan mutu sektor pendidikan di Provinsi Bengkulu.
 
Dalam forum tersebut, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Ia menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, mendapatkan akses pendidikan yang merata, terjangkau, dan berkualitas, tanpa terkecuali baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.
 
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam mewujudkan masa depan Bengkulu yang lebih maju dan sejahtera. Kami bertekad menghapus kesenjangan akses pendidikan, sehingga setiap anak di provinsi ini berkesempatan mendapatkan pembelajaran yang layak dan bermutu,” ujar Helmi.
 
Lebih lanjut, Helmi menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang diajukan kepada pemerintah pusat. Di antaranya adalah peningkatan serta pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, meliputi pembangunan sekolah baru maupun rehabilitasi gedung sekolah yang kondisinya belum layak pakai. Selain itu, penguatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi fokus utama, yang akan ditempuh melalui program pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
 
Tak hanya itu, Pemprov Bengkulu juga mendorong disusunnya program pendidikan yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki daerah. Hal ini dinilai penting agar lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi langsung dalam mengembangkan potensi sumber daya alam dan ekonomi lokal.
 
“Program pendidikan harus selaras dengan keunggulan yang dimiliki Bengkulu. Kekayaan sumber daya alam dan potensi ekonomi yang kita miliki perlu didukung oleh ketersediaan SDM yang kompeten, terampil, dan siap membangun daerahnya sendiri,” tambahnya.
 
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyambut baik seluruh aspirasi dan usulan yang disampaikan oleh jajaran pemerintah daerah dari Bengkulu. Ia menekankan bahwa terciptanya sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia tidak akan tercapai tanpa adanya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah.
 
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial atau terpisah, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas.
 
“Kerja sama yang solid antara pusat dan daerah adalah kunci utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah pusat akan terus mendukung setiap upaya yang dilakukan daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik melalui kebijakan maupun alokasi anggaran yang memadai,” jelas Abdul Mu’ti.
 
Selain menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian aspirasi, pertemuan ini juga berfungsi untuk menyelaraskan program-program nasional dengan kebutuhan spesifik di daerah. Melalui komunikasi langsung seperti ini, diharapkan setiap kebijakan yang ditetapkan dapat lebih tepat sasaran serta memberikan dampak nyata dan positif bagi kemajuan pendidikan.
 
Selain membahas infrastruktur dan peningkatan kualitas guru, diskusi juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan terisolir. Terkait hal ini, pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan pendidikan melalui berbagai program strategis yang telah disusun.
 
Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret maupun dukungan pendanaan, sehingga percepatan pembangunan sektor pendidikan di Provinsi Bengkulu dapat berjalan secara optimal dan tepat waktu.
 
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing tinggi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dan peluang di era globalisasi mendatang.