Skip to main content
x
TPK Kabupaten Kepahiang Berperan Aktif dalam Mengendalikan Stunting (Ari/Mediasinardunia.com)

Turunkan Angka Stunting: TPK Kabupaten Kepahiang Berperan Aktif dalam Mengendalikan Stunting

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Dalam upaya untuk mengurangi angka kasus stunting, Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKBP3A) Kepahiang telah menurunkan 399 orang.

Mereka yang telah diturunkan memiliki status sebagai Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan akan ditempatkan langsung di kelurahan dan desa sebagai garda terdepan dalam upaya menekan angka kasus stunting di Kabupaten Kepahiang.

Kepala DPPKBP3A Kepahiang, Linda Rospita, SH, MH, menjelaskan bahwa para kader TPK harus memiliki 5 data penting untuk melaksanakan tugas mereka. Data tersebut mencakup data calon pengantin, data ibu hamil, data bayi usia di bawah dua tahun, data bayi lima tahun, dan data ibu pasca melahirkan.

Linda menjelaskan bahwa pendampingan keluarga yang dilakukan oleh TPK meliputi serangkaian kegiatan seperti penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, dan pemberian bantuan sosial. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses informasi dan pelayanan kepada keluarga yang berisiko stunting.

Selain itu, TPK juga bertugas untuk memberikan fasilitasi pelayanan kesehatan dan layanan program bantuan sosial kepada sasaran remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, dan anak usia 0-59 bulan.

Linda menegaskan bahwa pengendalian kasus stunting memerlukan pemahaman yang baik atas 5 data penting ini serta kerjasama dari semua pihak terkait. Melalui upaya preventif dan intervensi yang tepat, diharapkan angka kasus stunting dapat ditekan secara signifikan di Kabupaten Kepahiang.