Wabup Abdul Hafizh: Penanganan Stunting Memerlukan Kerja Sama Semua Pihak
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Stunting dan gizi buruk masih menjadi masalah serius yang menghantui pertumbuhan anak di Kabupaten Kepahiang. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi pada anak usia dua tahun, yang sering kali dikaitkan dengan keadaan ibu yang kekurangan nutrisi selama kehamilan serta sanitasi yang buruk.
Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk mencapai target penurunan angka stunting yang telah ditetapkan. Salah satu upaya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga.
"Stunting adalah kondisi yang dapat memberikan banyak dampak negatif bagi kesehatan dan kemampuan sosial anak. Stunting merupakan kekurangan gizi pada anak di bawah usia lima tahun yang berlangsung lama dan menghambat perkembangan tumbuh kembang anak," jelas Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kepahiang, Wabup Ir. Abdul Hafizh, M.Si.
Wabup Hafizh menegaskan bahwa penanganan stunting ini memerlukan keseriusan dari semua pihak yang tergabung dalam gugus tugas, termasuk pemerintah kecamatan dan desa. Pemkab Kepahiang juga akan kembali mengaktifkan orangtua asuh yang akan memberikan asupan gizi kepada anak-anak yang mengalami stunting.
"TPPS bersama pihak terkait telah melakukan rembuk stunting. Ini membutuhkan keseriusan semua pihak dalam gugus tugas untuk mengaktifkan kembali orangtua asuh," ungkap Hafizh.