Kapolres Seluma Koordinasikan Pembangunan Lumbung Padi untuk Dukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Seluma
Seluma, Mediasinardunia.com - Pada Kamis, 24 April 2025, pukul 11.20 WIB, Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.I.K.M.I.K, melaksanakan koordinasi terkait keberadaan lumbung padi untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Seluma.
Koordinasi dilakukan dengan Kepala Dinas Pertanian, Arian Sosial, S.P.M.Si, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Drs. Amri, M.Pd. Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat lainnya, antara lain:
1. Kabag SDM Polres Seluma, AKP Andi Winawan, SE.MM.
2. Kasat Intelkam Polres Seluma, Iptu Yansi Rully, SH.
3. Kapolsek Sukaraja, Iptu Catur Teguh Santoso, SH.
Dalam penyampaian, Kadis Pertanian Seluma, Arian Sosial, S.P.M.Si, menyatakan bahwa saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Seluma sedang melaksanakan percetakan lahan sawah seluas 400 hektar. Hasil panen gabah Kabupaten Seluma banyak yang dijual ke wilayah Kabupaten Lampung. Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma juga siap mendukung seluruh program pemerintah.
Kadis Ketahanan Pangan, Drs. Amri, M.Pd, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, terdapat empat lokasi lumbung pangan di Kabupaten Seluma yang dimiliki oleh kelompok tani, namun saat ini hanya yang berada di Kecamatan Sukaraja yang masih aktif. Ia juga mencatat bahwa peralatan penggilingan padi yang dimiliki oleh kelompok tani Kabupaten Seluma masih tertinggal, sehingga produksinya berkurang.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan, S.I.K.M.I.K, menekankan pentingnya adanya kesepahaman antara pemerintah daerah dan instansi terkait, terutama dalam modernisasi peralatan pertanian. Ia mengungkapkan bahwa kebijakan pemerintah pusat terkait ketahanan pangan perlu didukung bersama-sama.
"Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma diharapkan dapat menjangkau para petani untuk menjual hasil panen mereka terlebih dahulu di daerah ini sebelum ke luar daerah. Koordinasi yang dilakukan hari ini adalah salah satu bentuk peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pembangunan lumbung padi guna meningkatkan penyerapan hasil pertanian," ujarnya.
Kapolres kemudian melanjutkan dengan pengecekan lumbung pangan Sumber Makmur yang dimiliki oleh kelompok Tani Sumber Makmur dan penggilingan padi (pribadi) milik Sdr. Riswandi di Desa Sarimulyo, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma. Ia mencatat bahwa penggilingan milik Sdr. Riswandi masih menggunakan satu alat yang didapat dari bantuan Bank BI, yang digunakan untuk pengeringan padi.
Proses pengeringan padi dengan alat dryer membutuhkan daya listrik sebesar 50.000 watt, tetapi saat ini daya yang digunakan di tempat milik Sdr. Riswandi baru mencapai 23.000 watt, sehingga berdampak pada kualitas beras yang dihasilkan.
Kapolres Seluma mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Seluma untuk segera menyediakan fasilitas pendukung seperti alat pengering padi atau jagung agar para petani dapat menyerap hasil produksi pertanian secara maksimal, mengingat saat ini masih terdapat kendala dalam hal ketersediaan alat pengeringan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Seluma juga mendorong Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma untuk mendukung seluruh program kerja pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan.