Skip to main content
x
Kemenag Kepahiang Galakkan Penyuluhan Agama terkait Bahaya Judi Online melalui Program Zuhur Keliling (Diky/Mediasinardunia.com)

Kemenag Kepahiang Galakkan Penyuluhan Agama terkait Bahaya Judi Online melalui Program Zuhur Keliling

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Seiring dengan instruksi dari Kemenag Kepahiang, KUA jajaran termasuk KUA Kabawetan telah mulai mengintensifkan penyuluhan agama. Dengan melibatkan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non ASN, KUA Kabawetan mengedepankan program zuhur keliling sebagai sarana untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan.

Program zuhur keliling ini dilaksanakan setelah salat zuhur berjemaah dengan partisipasi masyarakat, dimana penyuluh agama memberikan penyuluhan langsung tentang berbagai aspek keagamaan. Salah satunya adalah penyuluhan tentang bahaya judi online yang diarahkan kepada masyarakat.

Kepala KUA Kabawetan, Azwandi, S.Ag menyatakan pentingnya kolaborasi penyuluh agama dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan lembaga pendidikan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan seperti larangan dan aksi anti judi online.

"Kerja sama lintas sektor sangat vital untuk memastikan pesan-pesan ini tersampaikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan bersatu, kita dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari praktik perjudian," ujar Azwandi.

Imam Subhi, S.Pd.I, M.Pd, sebagai salah satu PAI dari KUA Kabawetan, mengemukakan bahwa tren judi online yang merajalela merupakan ancaman serius bagi moral dan ekonomi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah memberikan perhatian khusus terhadap isu judi online, dan peningkatan peran penyuluh agama menjadi krusial dalam upaya pencegahan.

"Judi online tidak hanya merusak moral, tetapi juga membawa dampak negatif pada struktur ekonomi keluarga dan masyarakat. Hal ini merupakan isu yang memerlukan respons dan tindakan nyata. Sebagai bagian dari rencana pencegahan Kementerian Agama, kami harus memberikan kontribusi substansial dalam upaya ini," papar Imam.

Melalui langkah-langkah yang diimplementasikan dalam program zuhur keliling, diharapkan masyarakat Kabawetan menjadi lebih sadar akan bahaya judi online dan mampu menjauhkan diri dari aktivitas merugikan tersebut.

"Langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka kecanduan judi online di kalangan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan harmonis bagi semua," tutup Imam Subhi.