Koordinasi ke Kemendagri, Wabup Bengkulu Selatan Dorong Penyelesaian Tapal Batas dengan Seluma
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com – Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, melakukan kunjungan dan koordinasi terkait tapal batas wilayah antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma ke Kementerian Dalam Negeri, pada Kamis, 23 April 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah guna menyelesaikan persoalan batas wilayah yang selama ini membutuhkan kejelasan serta kepastian hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati bertemu langsung dengan Direktur Toponimi dan Batas Daerah Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Raziras Rahmadillah. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai kondisi dan perkembangan terbaru terkait permasalahan tapal batas yang ada di lapangan.
Wakil Bupati menjelaskan, koordinasi ini difokuskan pada upaya penyelesaian persoalan batas wilayah antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma. Ia menegaskan bahwa kejelasan batas wilayah menjadi hal yang sangat penting, baik untuk mendukung tertib administrasi pemerintahan maupun meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam pertemuan tersebut, diskusi berlangsung secara konstruktif, di mana kami membahas berbagai aspek teknis dan administratif terkait penegasan batas daerah. Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan ini dapat diperoleh solusi yang tepat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat penetapan batas wilayah yang jelas, akurat, dan memiliki kekuatan hukum. Selain itu, koordinasi ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menangani persoalan yang bersifat lintas wilayah.
“Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam menjaga tertib administrasi wilayah, serta menjadi langkah preventif guna menghindari potensi konflik yang mungkin timbul akibat ketidakjelasan batas di masa mendatang,” tambahnya.
Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang intensif bersama pemerintah pusat, diharapkan proses penegasan tapal batas dapat segera diselesaikan. Penyelesaian persoalan ini tentunya akan memberikan dampak positif, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.