Lewat Suling, Polresta Bengkulu Tampung Aduan Jemaah Masjid Ar-Rahman Bengkulu
Bengkulu - Mediasinardunia.com - Upaya Polresta Bengkulu untuk terus melayani dan menjaring keluhan hingga aduan masyarakat terus dilakukan. Salah satu yang tak kalah inovatif adalah melalui program subuh keliling atau Suling yang rutin diadakan di masjid-masjid setiap subuh.
Seperti yang dilaksanakan pada Sabtu subuh (19/08). Kali ini dilaksanakan di Masjid Ar-Rahman Jalan Hibrida 15 Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, mulai pukul 04.30 WIB sampai pukul 06.30 WIB.
Suling kali ini dihadiri langsung Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono didampingi Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Kadek Suswantoro dan jajaran. Sementara dari kalangan warga hadir para pengurus masjid, tokoh masyarakat, tokoh agama serta para jemaah sekitar 50 orang.
Kegiatan tersebut diawali dengan shalat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Dai Kamtibmas Polresta Bengkulu, Bripka Hamzah.
Usai ceramah agama, Suling dilanjutkan dengan perkenalan dan sambutan dari Kapolresta Bengkulu. Sembari dilanjutkan dengan menjaring saran masukan dan aspirasi masyarakat terkait pelayanan kepolisian dan situasi Kamtibmas.
"Dalam kegiatan subuh tadi disambut baik oleh masyarakat dan banyak masyarakat yang merasa senang dengan program Suling," ungkap Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono, melalui Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Kadek Suswantoro.
Melalui kegiatan tersebut, lanjut Kompol Kadek, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi ataupun keluh-kesah langsung kepada Kapolresta Bengkulu dan Kapolsek Gading Cempaka. "Jadi jika biasanya untuk melapor atau konsultasi masyarakat harus datang ke kantor polisi, maka melalui kegiatan Suling, masyarakat bisa melapor atau berkonsultasi tanpa harus datang ke kantor kepolisian," katanya.
Salah satu pertanyaan yang diterima Kapolresta dari jemaah, yaitu terkait bagaimana upaya Polresta dalam menekan penyalahgunaan peredaran narkoba. Masyarakat juga sempat meminta tanggapan kepada pihak kepolisian atas kasus tindak pidana yang ringan terjadi di masyarakat, terutama yang melibatkan anak-anak.
Pasalnya selama ini masyarakat sangat mendukung jika permasalahan kecil/ringan seyogyanya bisa diselesaikan di tingkat RT/RW atau Kelurahan bersama Bhabinkamtibmas. Terakhir masyarakat juga meminta penjelasan dari pihak kepolisian terkait awal pembentukan polisi RW. Termasuk latar belakang dan output kedepannya, juga terkait tilang melalui ETLE terkait bagaimana proses dan tindak lanjutnya.
Terpisah Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Aris Sulistyono menjelaskan bahwa program Suling sendiri merupakan salah satu upaya pihak Kepolisian. Untuk bersilaturahmi dan bertukar informasi dengan masyarakat, dan diharapkan dengan adanya kegiatan subuh keliling bisa berdampak positif.
Terjalinnya komunikasi serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat, membangun sinergitas Polri dengan Tokoh Agama dan elemen masyarakat.
"Kegiatan subuh keliling ini dilaksanakan setiap hari dengan lokasi bergantian di setiap wilayah hukum polsek jajaran polresta bengkulu," kata Aris.
Pada kegiatan Suling Kapolresta juga menyampaikan inovasi dan terobosan kreatif dari Polresta Bengkulu. Dari hasil pelaksanaan suling ini sudah banyak aspirasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti oleh Polresta Bengkulu baik terkait kamtibmas dan pelayanan kepolisian.
"Dengan tagline Polresta Bengkulu yaitu Gerak Cepat-Bekerja Untuk Ibadah. Masyarakat sangat mengapresiasi sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri khususnya di Kota Bengkulu ini," ujar Aris.