Mukomuko Menciptakan Pemasok Utama Ikan Air Tawar dengan Peningkatan Produksi dan Sarana Perikanan
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Balai Benih Ikan (BBI) dan Unit Pembibitan Rakyat (UPR) di Mukomuko telah menetapkan peningkatan target produksi ikan air tawar dari 7.000 ton menjadi 10.000 ton untuk tahun 2024. Tujuan dari kenaikan ini adalah untuk menjadikan Mukomuko sebagai pemasok utama ikan air tawar seperti ikan Nila, Mujair, Patin, Gurami, Lele, dan Ikan Mas, sehingga daerah ini tidak hanya dikenal dengan hasil ikan lautnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Aprianto, menyatakan bahwa target peningkatan ini akan dicapai melalui upaya optimalisasi produksi di BBI dan UPR yang tersebar di wilayah tersebut. Dia juga menyebut bahwa Pemkab Mukomuko telah memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di 15 kecamatan.
Pada tanggal 18 Juni 2024, BBI telah menyediakan 50.000 benih ikan air tawar untuk para pembudidaya di daerah tersebut, dan jika benih tersebut kurang, UPR akan memberikan tambahan benih. Selain itu, target tangkapan ikan laut oleh nelayan juga meningkat menjadi 23.651 ton.
Eddy menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana perikanan tangkap sangat membantu masyarakat pesisir, dan bahwa target produksi perikanan tangkap akan terus ditingkatkan setiap tahunnya. Pada tahun 2023, produksi perikanan tangkap di perairan Mukomuko bahkan melebihi target yang ditetapkan.
Dia berharap bahwa saat musim ikan tiba, aktivitas nelayan akan meningkat signifikan, sehingga seluruh armada dapat turun ke laut untuk mencari ikan tanpa terhalang oleh kondisi cuaca buruk.
(Rilis RRI)