Pemkot Bengkulu Mulai Pemasangan Nama Baru di Persimpangan Jalan
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai memasang nama baru di setiap bundaran yang berganti nama. Tindakan ini merupakan hasil dari perubahan nama simpang atau bundaran yang telah ditetapkan dalam surat keputusan (SK).
Pemasangan nama baru di setiap bundaran dilakukan secara bertahap, seperti di Bundaran Ahmad Rusli dan Bundaran Fatmawati. Dalam waktu dekat, Dishub juga akan memasang nama Bundaran Chairul Amri di simpang skip.
"Sebelum pemasangan, kita akan berkoordinasi dengan ahli waris agar mereka tidak terkejut. Namun, mereka sebenarnya sudah mengetahui rencana ini, namun sebagai bentuk penghargaan kepada ahli waris, kita tetap akan berkomunikasi," ujar Kepala Dishub Hendri Kurniawan, Jumat (5/7).
Perubahan ini sejalan dengan kebijakan Pemkot Bengkulu dalam menamai Kota Bengkulu menjadi Kota Merah Putih untuk memperingati nilai sejarah bahwa Kota Bengkulu adalah tempat kelahiran sang saka merah putih, serta menjadi bagian dari kemerdekaan Republik Indonesia.
Hendri mengatakan bahwa perubahan simpang menjadi bundaran adalah langkah menuju Kota Bengkulu sebagai kota besar yang tak kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Lebih lanjut, nama-nama bundaran baru di Kota Bengkulu mungkin masih asing bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot Bengkulu terus mensosialisasikan nama-nama bundaran baru tersebut ke masyarakat.
Berikut adalah daftar lengkap dari 14 nama-nama persimpangan jalan yang diubah oleh Pemkot Bengkulu:
1. Simpang Polda menjadi Bundaran Hasan Basri
2. Simpang Nakau menjadi Bundaran Ahmad Kanedi
3. Simpang Panorama menjadi Bundaran Hamzah Sa’ari
4. Simpang 5 Ratu Samban menjadi Bundaran Fatmawati
5. Simpang Bank Indonesia menjadi Bundaran Fadhilah
6. Simpang Jam menjadi Bundaran K.Z Abidin
7. Simpang Skip menjadi Bundaran Chairul Amri
8. Simpang 4 Pantai menjadi Bundaran Syafiudin A.R
9. Simpang DPRD Provinsi Bengkulu menjadi Bundaran Chalik Effendi
10. Simpang Harapan menjadi Bundaran Achmad Rusli
11. Simpang Kampung Bali menjadi Bundaran M. Salim Karim
12. Simpang Sukamerindu menjadi Bundaran M. Zen Rani
13. Simpang SLB menjadi Bundaran Tabri Hamzah
14. Simpang Pagar Dewa menjadi Bundaran Sulaiman Effendi