Skip to main content
x
Pertemuan Sengit antara Komisi III DPRD Mukomuko dan Pihak Rumah Sakit (Ari/Mediasinardunia.com)

Pertemuan Sengit antara Komisi III DPRD Mukomuko dan Pihak Rumah Sakit

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Rapat antara Komisi III DPRD Mukomuko dengan pihak rumah sakit berjalan cukup alot, para anggota dewan langsung menegaskan sejak awal dimulainya pembahasan.

Permasalahan utama yang dibahas adalah dugaan adanya pasien BPJS yang dikenai biaya oleh dokter bedah, yaitu Dr. Surya Darma, Sp.B.

Dalam rapat tersebut, Dokter Surya hadir dan mengakui kabar tersebut, namun tetap memberikan pembelaan diri. Dia mengatakan bahwa telah mengembalikan uang sebesar Rp 3,5 juta kepada pasien melalui dua orang yang menemuinya. Namun, sampai saat ini, uang yang dititipkan kepada dua oknum tersebut belum diterima oleh pasien.

Saat diminta keterangan oleh wartawan setelah pertemuan, Surya menjelaskan bahwa uang tersebut seharusnya sudah dikembalikan langsung oleh dua orang yang menurutnya ingin membantu. Namun, uang tersebut belum sampai ke pasien hingga saat ini.

Surya juga menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan yang diberitakan. Menurutnya, pasien meminta tindakan operasi di tiga bagian tubuh sekaligus, padahal seharusnya bisa dilakukan dengan jarak waktu satu bulan untuk dapat ditanggung oleh BPJS.

Kepala pelayanan BPJS Mukomuko mempunyai pendapat yang berbeda, bahwa pembiayaan pasien tidak didasarkan pada jumlah tindakan atau diagnosa, tetapi dimulai dari saat pasien masuk hingga keluar akan ditanggung oleh BPJS.

Terkait dengan masalah uang yang dikembalikan kepada pasien, pihak BPJS berharap agar segera dapat diselesaikan karena hal itu akan menjadi laporan kepada pusat.

"BPJS tidak menghitung biaya per tindakan, tetapi mulai dari saat pasien masuk tidak ada biaya yang dikenakan," tutupnya.