Plt Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi SANS Indonesia, Dukung Penuh Restrukturisasi demi Lindungi Generasi Muda
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Satuan Tugas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Indonesia mengadakan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP, M.Si, pada Selasa, 21 April 2026. Pertemuan ini bertujuan membahas rencana restrukturisasi kepengurusan organisasi serta meminta arahan langsung dari Plt Bupati, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat sekaligus Bapak Asuh SANS.
Sekretaris Jenderal SANS Indonesia, Dedi Haryadi, menjelaskan bahwa restrukturisasi dilakukan karena masa bakti kepengurusan sebelumnya telah berakhir. “Hari ini kita melakukan konsolidasi sebagai persiapan pembaruan organisasi. Kepengurusan lama sudah habis masa tugasnya, sehingga perlu disusun struktur baru agar organisasi tetap berjalan efektif,” ujarnya.
Menurut Dedi, audiensi ini juga menjadi langkah awal untuk mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah. Hal ini diharapkan membuat SANS semakin aktif dan militan dalam menjalankan program pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. “Karena Bapak Bupati adalah penasihat dan pengasuh kami, arahan beliau sangat penting agar SANS ke depan lebih solid dan berperan nyata,” tambahnya.
Dedi menekankan bahwa gerakan SANS merupakan bagian dari misi nasional dan kemanusiaan untuk melindungi generasi muda. “Kami berharap SANS di Rejang Lebong bisa lebih konsisten bekerja, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Hendri menyambut baik inisiatif tersebut dan memberikan dukungan penuh. Ia menilai upaya pencegahan narkoba sejak dini sangat penting demi menjaga masa depan daerah. “Pemerintah daerah mendukung sepenuhnya gerakan ini. Melindungi generasi muda dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Melalui restrukturisasi ini, diharapkan SANS Rejang Lebong menjadi organisasi yang lebih kuat, aktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas narkoba.