Skip to main content
x
Seluma Jadi Pilot Project Pertanian Berkelanjutan dengan Sistem Tumpang Sari Bersama Tim Belanda, 19/06/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Seluma Jadi Pilot Project Pertanian Berkelanjutan dengan Sistem Tumpang Sari Bersama Tim Belanda

Tais, Mediasinardunia.com - Kabupaten Seluma akan menjadi lokasi pilot project program pertanian berkelanjutan melalui sistem tumpang sari (intercropping) pada lahan sawit. Hal ini ditandai dengan kedatangan tim dari Belanda yang dipimpin oleh Prof. Maya Slingerland.

Tim tersebut disambut langsung oleh Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE.MM, dan Senator DPD RI asal Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM, di Ruang Kerja Bupati Seluma, pada Kamis (19/6).

Pertemuan ini membahas implementasi proyek tumpang sari sawit di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, yang akan dilakukan di lahan seluas 10 hektar selama tiga tahun ke depan. Program ini merupakan kerja sama antara PT Arkonesia, perusahaan pertanian berbasis iklim yang dipimpin oleh alumni Wageningen University, Yusrian Saubara (Yanda), dengan dukungan Pemerintah Belanda dalam skema program SustainPalm.

"Alhamdulillah, Kabupaten Seluma kedatangan tamu istimewa, Senator DPD RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.SM, bersama Prof. Maya Slingerland dari Wageningen University, Belanda. Dalam kunjungan ini, dibahas program intercropping atau tumpang sari di lahan sawit. Program ini telah terbukti sukses di Kalimantan dan insyaa Allah akan kita coba terapkan di Bengkulu, termasuk di Seluma. Selain ramah lingkungan, program ini juga membuka peluang bagi petani kita untuk go internasional karena sudah memiliki pasar di Eropa," ujar Bupati Seluma, Teddy Rahman.

Tahap awal program ini akan dimulai dari proyek percontohan berskala kecil sebelum diterapkan lebih luas. Mulai dari penyediaan bibit, pupuk, hingga pemasaran hasil panen akan difasilitasi.

"Harapan kita bersama, semoga program ini dapat memberikan manfaat besar dalam meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani kita di Seluma," tambahnya.