Skip to main content
x
Lampu Jalan Utama di Kepahiang, 21/08/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

Tantangan Anggaran Membayangi Rencana Perbaikan Lampu Jalan Utama di Kepahiang

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Rencana Dinas Perhubungan Kepahiang untuk melakukan perbaikan lampu jalan utama terkendala oleh anggaran yang terbatas. Rencana pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Utama (LPJU) Dinas Perhubungan Kepahiang terkendala karena anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Kepahiang saat ini terbatas.

Kepala Dinas Perhubungan Kepahiang, Febrian Hendra, S.Sos mengungkapkan bahwa dalam tahun anggaran 2024 ini, anggaran untuk pemeliharaan atau perbaikan lampu jalan utama kurang dari Rp 50 juta. Dari total 1.300 titik lampu jalan utama yang ada di Kabupaten Kepahiang, sekitar 60 persen dalam kondisi rusak karena telah bertahun-tahun lamanya.

"Dengan anggaran yang tersedia, kita hanya dapat memperbaiki lampu jalan utama sepanjang jalan protokol. Namun, sebagian besar lampu jalan lainnya juga rusak dan membutuhkan perbaikan," ujar Febrian.

Febrian menambahkan bahwa perbaikan lampu jalan utama yang rusak memerlukan anggaran yang cukup besar karena kerusakan bervariasi, mulai dari patah tiang, bohlam hingga timer switch. Selain itu, Dinas Perhubungan Kepahiang sebelumnya telah mengusulkan penggantian lampu jalan utama dengan LPJU tenaga surya untuk menghemat anggaran.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada pihak terkait, namun belum ada keputusan atau alokasi anggaran yang diberikan. Mengganti lampu jalan utama dengan LPJU tenaga surya diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar, yang jauh lebih hemat daripada pembiayaan beban lampu jalan setiap tahunnya sebesar Rp 2 miliar lebih.

"Sampai saat ini, usulan tersebut belum diakomodir oleh pihak terkait, meskipun kita telah mengajukan kepada tingkat Kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat," tambahnya.