Tejo Suroso: Progress Jembatan Elevated DDTS Sudah 80 Persen
Bengkulu - Mediasinardunia.com - Perkembangan pembangunan jembatan elevated di kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Dusun Besar Kota Bengkulu saat ini telah mencapai 80 persen dari target penuntasan pembangunan.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso kepada RRI ketika dikonfirmasi tentang kemajuan proyek pembangunan dalam rangka pengembangan kawasan wisata danau di Kota Bengkulu tersebut.
"Progress jembatan elevated sudah 80 persen, habis ini tinggal perbaikan, pemasangan lampu dan sebagainya," sampai Tejo, Senin (25/9).
Tejo menambahkan, beberapa item pengerjaan saat ini masih dilaksanakan seperti pengaspalan, pemasangan tembok samping kiri dan kanan jalan, hingga penyambungan gelagar (balok horizontal yang digunakan untuk menyambungkan setiap tiang/pasak bumi jembatan).
Menurutnya beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan pemeriksaan BPK dalma rangka pengujian kekuatan gelagar.
"Permintaan BPK kekuatan gelagarnya disesuaikan dengan SNI (Standar Nasional Indonesia), dan memang setiap akan dipasang akan diuji. Dan ada 4 tidak bisa dipakai sehingga kita afkir (dikecualikan/diganti) serta yang bisa dipakai juga kondisinya kami uji," jelasnya.
Tejo menyebut, pengujian dan pemeriksaan yang dilakukan sebagai upaya dalam mengurangi resiko dan mencegah terjadinya kegagalan konstruksi.
"Resiko elevated ini dengan kondisi dilapangan kan jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan. Maka setiap item kegiatan akan dilakukan uji lab di PU dan mungkin akan kita undang tim ahli dari Bandung untuk menguji kekuatan jembatan. Ini juga sesuai dengan arahn BPK," imbuh Tejo.
Pengerjaan jembatan elevated ini ditargetkan tuntas per 1 Desember 2023 mendatang dan langsung diujicobakan selama 1 bulan penuh. Dalam ujicoba yang dilakukan nantinya direncanakan akan melihat kondisi jembatan ada penurunan struktur atau tidak.
"Walaupun kontraknya di 20 Desember 2023, kita percepat satu bulan untuk uji coba." tutup Tejo.