Skip to main content
x
Transformasi Pendidikan Menuju Kurikulum Merdeka, 12/12/2024 (Diky/Mediasinardunia.com)

Transformasi Pendidikan Menuju Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Harapan Kabupaten Kepahiang

Kepahiang, Mediasinardunia.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang Dr. Nining Fawely Pasju, S.Pt MM mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 83 sekolah setingkat SD dan SMP di Kabupaten Kepahiang yang menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Jumlah tersebut merupakan bukti dari komitmen sekolah dalam melakukan transformasi pendidikan.

Dari total 103 Sekolah Dasar dan 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Kepahiang, seluruhnya ditargetkan untuk menerapkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Dr. Nining mendorong agar seluruh satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di tahun mendatang dapat menerapkan kurikulum merdeka.

"Saatan ini, 82 SD mandiri telah berubah menjadi IKM, sementara 11 SD mandiri belajar dan 3 SMP mandiri belajar serta 1 SMP mandiri berubah. Mandiri belajar memungkinkan satuan pendidikan untuk menerapkan beberapa bagian dari prinsip Kurikulum Merdeka tanpa mengganti kurikulum yang sedang diterapkan, tapi kita menargetkan agar semuanya sudah menerapkan IKM tahun mendatang," jelas Nining.

Beliau menjelaskan bahwa dengan Kurikulum Merdeka, pembelajaran intrakurikuler akan beragam sehingga konten akan lebih optimal, memberikan peserta didik kesempatan untuk mendalami konsep dan memperkuat kompetensi. Guru juga memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan minat peserta didik.

"Dengan proyek yang bertujuan memperkuat pencapaian profil pelajar Pancasila berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah, diharapkan akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepahiang," tambah Nining.

Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik.