Skip to main content
x
Wabup Rejang Lebong Tegaskan Komitmen Pengembangan Durian Lokal dalam Festival Durian 2026, 20/01/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Wabup Rejang Lebong Tegaskan Komitmen Pengembangan Durian Lokal dalam Festival Durian 2026

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Potensi durian lokal Rejang Lebong kembali menunjukkan kualitas unggulnya. Dalam persaingan ketat yang diikuti lebih dari 50 peserta, durian milik Rio, petani asal Desa Pengambang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, berhasil meraih Juara I kategori Durian Tembago. Sementara itu, Juara I kategori Durian Standar diraih oleh Sugianto, petani dari Desa Periang.
 
Prestasi ini ditorehkan dalam Festival Durian Rejang Lebong 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 Januari 2026, di Padang Ulak Tanding (PUT). Festival ini menjadi ajang pembuktian kualitas durian lokal sekaligus ruang promosi bagi para petani daerah.
 
Untuk kategori Durian Tembago, Juara II diraih oleh Bani dari Desa Muara Telita (Kecamatan PUT), dan Juara III diraih Rio Ardiansyah dari Desa Trans Bukit Batu. Pada kategori Durian Standar, Juara II disabet oleh Zubir dari Desa Kasie Kasubun, dan Juara III diraih oleh Taten dari Desa Kampung Jeruk (Kecamatan Binduriang).
 
Seluruh peserta dinilai secara objektif oleh dewan juri berkompeten, yaitu Nini Marta, SP, MP (Balai Perakitan dan Pengujian Buah Tropika Solok), serta Irma Calista, ST, M.Agr.Sc dan Dr. Hamdan, SP, MSi dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Bengkulu.
 
Para pemenang menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. Hendri, SSTP, MSi. Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Kepala Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, SP, Kepala BBPMP Bengkulu Dr. Shannora Yuliasari, STp, MP, serta Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, SIK.
 
Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. Hendri, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi lokal.
 
“Festival ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan durian lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik pariwisata,” ujar Wabup.
 
Ketua Panitia, Ishak Burmansyah, menjelaskan bahwa festival ini merupakan edisi ketiga sejak dimulai pada 2024. Selain promosi, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani dan melestarikan varietas unggul melalui pelepasan bibit durian juara.
 
Senada dengan hal tersebut, Kepala BBPMP Bengkulu, Dr. Shannora Yuliasari, menekankan pentingnya pelestarian Sumber Daya Genetik (SDG) varietas lokal. Ia menyebutkan bahwa dukungan daerah sangat diperlukan dalam proses pelepasan varietas agar aset ekonomi ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
 
Acara semakin semarak dengan sesi lelang durian juara. Durian Juara I kategori Tembago berhasil dilelang kepada Wakil Bupati Rejang Lebong seharga Rp2 juta, sementara Juara I kategori Standar dibeli oleh Ketua DPRD Rejang Lebong seharga Rp1 juta.
 
Festival ditutup dengan aksi makan 1.000 durian gratis bersama masyarakat serta bazar produk UMKM lokal. Kemeriahan ini mempertegas peran festival sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di Kabupaten Rejang Lebong.