Banjir Bandang di Lebong Sebabkan Ratusan Rumah Terendam Dan Truk Terseret Arus
Lebong, Mediasinardunia.com - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu telah menyebabkan ratusan rumah terendam, akses lalulintas lumpuh akibat bencana alam longsor, pada Selasa (16/04/2024).
Warga menganggap kejadian ini sebagai salah satu bencana alam banjir terparah yang tercatat sejak insiden serupa 25 tahun lalu.
Berdasarkan pantauan radarutara.id, banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya Sungai Ketahun yang dipicu oleh peningkatan curah hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.
Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir dan jalan raya menjadi jalur air dengan ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa.
Untuk menghindari korban jiwa, ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dari banjir Sungai Ketahun.
"Bencana banjir bandang terjadi mulai dari Desa Talang Donok, Kecamatan Topos, dan menyebar ke Kecamatan Bingin Kuning sepanjang aliran Sungai Ketahun," ujar Kapolres Lebong AKBP Awilzan.
Aipda Syaiful menjelaskan bahwa banjir bandang terjadi di Lebong pada Selasa (16/04/2024) sekitar pukul 05.50 WIB sebagai akibat dari tingginya curah hujan yang membuat Sungai Ketahun meluap dan menyebabkan banjir bandang merendam pemukiman warga.
Selain rumah-rumah terendam dan akses lalulintas terganggu, juga terjadi kejadian di mana satu unit truk berwarna kuning di sebuah Kuari di dekat Sungai Ketahun terseret arus.
"Mobil dan truk berwarna kuning terseret arus saat banjir bandang," tambahnya.
Selain kedalaman banjir yang cukup signifikan, luas pemukiman yang terdampak juga semakin besar. Namun, kerugian akibat banjir ini masih belum dapat dipastikan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati mengingat masih ada potensi bencana lanjutan akibat cuaca yang tidak menentu," pungkas Syaiful.