Bupati Bengkulu Selatan Dorong Budaya Kebersihan Melalui Aksi Massal di Pantai Pasar Bawah
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com - Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri, Aman, Sehat, Bersih, dan Indah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan secara massal yang dipusatkan di kawasan Pantai Pasar Bawah pada Jumat (06/02/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkulu Selatan, Rifa’i Tajudin.
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi bersama Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) di Jakarta yang membahas persoalan kebersihan lingkungan. Arahan tersebut kemudian dipertegas langsung oleh Presiden Republik Indonesia agar segera dilaksanakan setelah kembali dari rakor.
"Jadi kegiatan kebersihan lingkungan Bengkulu Selatan akan kita laksanakan secara berkelanjutan, bukan hanya hari ini saja. Akuntabilitasnya tidak berhenti di sini, oleh karena itu saya menekankan agar kebersihan ditanamkan sebagai budaya yang berkelanjutan," ujarnya.
Bupati menegaskan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang menjadi ikon dan destinasi wisata daerah. Ia menekankan bahwa gerakan kebersihan ini bukan kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan dan tanggung jawab bersama.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Pantai Pasar Bawah harus tetap terjaga kebersihannya agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung," tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap kegiatan ini mampu membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan, mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan indah, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Pasar Bawah.
Aksi bersih pantai ini melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, aparatur kecamatan dan kelurahan, pelajar, serta masyarakat setempat. Para peserta secara gotong royong membersihkan sampah plastik, ranting, dan berbagai jenis limbah yang berada di sepanjang kawasan pantai.