Bupati Kaur Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UMK Kabupaten Kaur Tahun 2024
Kaur, Mediasinardunia.com - Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Sinaruddin, secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (PK2UMK) Kabupaten Kaur Tahun 2024, di aula Kantor Koperasi Pegawai Negeri SD Kaur Selatan, pada hari Senin (24/7/2024).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kaur dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 24 hingga 26 Juli 2024, diikuti oleh 30 pelaku UMKM. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kaur Endi Yurizal, SP, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas UMKM di Kabupaten Kaur, yang hingga saat ini masih kurang berkembang.
Endi Yurizal menjelaskan bahwa pelatihan kewirausahaan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro yang telah terdaftar dan dibina oleh Dinas yang dipimpinnya. Dia berharap bahwa melalui pelatihan ini, UMKM di Kabupaten Kaur dapat berkembang dan menjadi lebih maju baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH, dalam arahannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah yang tepat untuk mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Kaur. Dia menekankan pentingnya pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola usahanya agar dapat berkembang dan mandiri.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur untuk terus mendukung dan memfasilitasi pelaku usaha UMKM agar lebih kompeten dan inovatif. Dia berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum penting dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Kaur sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap bahwa melalui kegiatan pelatihan kewirausahaan ini, akan lahir pelaku usaha mikro yang profesional, mandiri, dan berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar.