Skip to main content
x
Bupati Rejang Lebong Tindak Lanjut Penurunan Harga Sayur dengan Pantauan Langsung ke Pedagang, 10/04/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Bupati Rejang Lebong Tindak Lanjut Penurunan Harga Sayur dengan Pantauan Langsung ke Pedagang

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Harga sayur-sayuran mengalami penurunan, sehingga Bupati Rejang Lebong, HM. Fikri, SE, MAP, langsung memantau gudang pedagang pengumpul di Desa Suban Ayam, Selupu Rejang, pada pukul 14.10 WIB, Kamis (10/4).

Saat mengunjungi gudang pedagang pengumpul sayur-sayuran, Bupati Fikri didampingi oleh Ketua DPRD, Juliansyah Yayan, Wakil Bupati, Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten, Yusran Fauzi, ST, serta Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, Anes Rahman, S.Sos., dan Camat Selupu Rejang, Mailinda, SE.

“Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa banyak petani yang mengeluh akibat anjloknya harga sayur-sayuran di wilayah Selupu Rejang. Oleh karena itu, kami mengunjungi gudang Pak Heri untuk mendapatkan penjelasan langsung mengenai situasi harga sayur-sayuran saat ini,” jelas Bupati Fikri.

Hery, pemilik Gudang Fatir Fauzi yang mengumpulkan hasil panen petani di Desa Suban Ayam, menjelaskan bahwa harga sayur di tingkat petani turun drastis setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Dalam minggu ini, kami melihat penurunan harga sayur-sayuran di tingkat petani. Misalnya, daun seledri yang biasanya seharga Rp.20.000 - Rp.25.000 per kg, kini turun menjadi Rp.5.000 per kg. Kol dari Rp.5.000 per kg menjadi Rp.1.000 per kg, dan buncis dari Rp.2.000 menjadi Rp.1.000,” papar Hery.

Hery mengatakan bahwa anjloknya harga sayur-sayuran ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk rendahnya permintaan pasar pasca Lebaran. Meskipun demikian, Hery tetap melayani permintaan dari daerah lain seperti Palembang, Jambi, Lubuk Linggau, dan Kota Bengkulu.

“Karena permintaan sepi dan harga anjlok, hari ini kami hanya menampung hasil panen petani berupa 1 ton kol, ½ ton sawi, ½ ton cabe merah, dan 300 kg seledri,” tambahnya.

Menanggapi penurunan harga sayur-sayuran yang mengakibatkan kesulitan bagi para petani, Bupati Fikri langsung meminta Camat Selupu Rejang, Mailinda, untuk mendata jumlah petani sayur di wilayah tersebut.

“Penurunan harga sayur-sayuran ini perlu mendapat perhatian dari kita. Untuk itu, kita akan membantu para petani. Kita memiliki sekitar 4.500 PNS. Para PNS inilah yang akan membeli sayur-sayuran hasil panen. Jika harganya Rp1.000 per kg, maka kita akan membelinya dengan harga Rp.2.000. Jika tiap PNS membeli 1 kg, maka kita akan mampu membeli 4,5 ton sayuran. Jika ada yang membeli 5 kg, maka totalnya akan mencapai lebih dari 20 ton hasil panen petani yang bisa kita bantu beli,” imbuh Bupati Fikri.