Skip to main content
x
Ilustrasi Daging Sapi Segar Jelang Lebaran Idulfitri. (Diky/mediasinardunia.com)

DKPP Kota Bengkulu Gencar Awasi Peredaran Daging Jelang Idulfitri: Antisipasi Daging Gelonggongan dan Pemalsuan Daging

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu akan meningkatkan pengawasan terhadap daging yang beredar di pasar tradisional maupun modern.

Pengawasan ini dilakukan untuk mencegah penjualan daging gelonggongan, daging busuk, dan pemalsuan daging. DKPP menekankan bahwa daging harus memenuhi konsep Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Pengawasan dimulai dari Pengawasan Pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) Padang Serai untuk memastikan kualitas daging yang dijual. Hal ini dilakukan untuk memberikan keamanan kepada masyarakat dalam mengkonsumsi daging dan mengantisipasi adanya daging tidak layak konsumsi.

Kepala DKPP, Adriansyah, menjelaskan bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kesehatan daging dan kelengkapan surat-suratnya. Tujuannya adalah untuk memastikan peredaran daging yang aman, sehat, utuh, dan halal menjelang Hari Raya Idulfitri.

DKPP juga akan mewaspadai daging kurang layak konsumsi, seperti daging gelonggongan atau daging yang dicampur dengan daging celeng. Tindakan tegas akan diambil apabila ditemukan daging tidak layak konsumsi, dengan tujuan memberikan pemahaman dan pembinaan kepada pedagang serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Surat kelengkapan daging yang harus dimiliki meliputi surat keterangan kesehatan daging dan surat tanda bukti pembayaran retribusi RPH. DKPP akan memberikan teguran apabila pedagang tidak memiliki surat tersebut. Pemeriksaan kualitas daging juga dilakukan melalui pemeriksaan organoleptik seperti warna, bau, konsistensi, dan pengukuran pH.

(Rilis MC/KB)