DPRD Kepahiang Harapkan Pemprov Bengkulu Bangun Jembatan Darurat di Desa Taba Padang
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Ambruknya jembatan penghubung Desa Taba Padang telah menarik perhatian DPRD Kepahiang. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang dan hampir menyebabkan kecelakaan saat mobil santri melintas.
DPRD Kepahiang khawatir akan terjadi kecelakaan, sehingga berharap jembatan semi permanen yang terbuat dari kayu tersebut dapat segera dibangun oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga Desa Taba Padang dan sekitarnya.
Wakil Ketua I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra, SE, M.Si, menyatakan bahwa pembangunan jembatan permanen tersebut telah sering kali diusulkan, namun kewenangan pembangunannya ada di tangan Pemerintah Provinsi. Pemerintah Kabupaten Kepahiang hanya bisa melakukan perbaikan yang bersifat darurat.
Andrian menyebut bahwa jembatan Desa Taba Padang sudah sangat membahayakan pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Sebagai wakil rakyat, Andrian berharap agar Pemerintah Provinsi segera merealisasikan pembangunan jembatan yang menjadi akses utama bagi warga Dapil Seberang Musi.
Meskipun pada tahun anggaran 2024 ini belum ada alokasi anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut, Andrian berharap agar Pemprov Bengkulu segera menyediakan anggaran yang diperlukan. "Semoga anggaran akan segera tersedia dan pembangunan jembatan ini dapat segera dilaksanakan," tandas Andrian.