Skip to main content
x
Plt Bupati Rejang Lebong Hadiri Pembukaan Urban MTB 2026, 19/04/2026 (Diky/Mediasinardunia.com)

Hadiri Pembukaan Urban MTB 2026, Plt Bupati Hendri Harap Kegiatan Ini Jadi Ajang Kenalkan Potensi Wisata Daerah

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dengan mengusung konsep sport tourism. Salah satu wujudnya adalah penyelenggaraan kegiatan Urban Mountain Bike (MTB) Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Hutan Kota Imbo Rajo Penjenjang Bumei, Desa Duku Ulu, Kecamatan Curup Timur.
 
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si. Turut hadir dalam acara pembukaan, antara lain Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE., MM., Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Rejang Lebong Hidayatullah, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong yang diwakili oleh Kepala Staf Kodim Mayor Inf Asri Wuri Hendra Dewa, Kepala Kepolisian Resor Rejang Lebong yang diwakili oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Kompol Risdianta, SH., MH., Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong yang diwakili oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Sya’bun Na’im, SH., MH., para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, kepala perangkat daerah, Camat Curup Timur, Kepala Desa Duku Ulu beserta jajarannya, serta seluruh panitia pelaksana.
 
Event Urban MTB diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 18 hingga 19 April 2026, dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan olahraga dan wisata alam.
 
Dalam sambutannya, Plt Bupati Hendri menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong selaku penyelenggara, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran dan keberhasilan kegiatan ini.
 
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk mempromosikan pariwisata daerah melalui pendekatan sport tourism, dengan memanfaatkan potensi yang ada di Hutan Kota Kecamatan Curup Timur sebagai salah satu destinasi wisata,” ujar Hendri pada Minggu, 19 April 2026.
 
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan balap sepeda, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kawasan Hutan Kota kepada masyarakat luas, termasuk para peserta yang datang dari luar daerah. Menurutnya, ke depannya pemerintah daerah akan terus mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata baru yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
 
“Kepada seluruh peserta, kami berpesan agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mempromosikan pariwisata daerah berbasis olahraga, sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang ada di Hutan Kota Desa Duku Ulu.
 
“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan rangkaian acara yang meliputi perlombaan balap sepeda, kegiatan berkemah, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya,” jelas Riki.
 
Ia menyebutkan bahwa sebanyak kurang lebih 200 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Lahat, Jambi, Bengkulu, Kepahiang, Lebong, serta masyarakat dari Rejang Lebong selaku tuan rumah. Sebagai bentuk apresiasi, panitia telah menyiapkan medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi para pemenang.
 
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik untuk memperkenalkan wisata Hutan Kota Duku Ulu, dan diharapkan dapat terus diselenggarakan di masa mendatang sebagai salah satu andalan kegiatan unggulan daerah,” ujarnya.
 
Di sisi lain, Kepala Desa Duku Ulu, Marwan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan seluruh panitia yang telah memilih desanya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
 
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan panitia yang telah turut memperkenalkan Desa Duku Ulu dan potensi hutannya melalui kegiatan ini. Kami berharap ke depannya kawasan wisata ini semakin dikenal luas oleh masyarakat,” pungkasnya.