Benahi Infrastruktur dan Tata Kota, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata Gelar Rakor Strategis Bersama PUPR
Bengkulu Utara, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan komitmen serius dalam membenahi infrastruktur perkotaan serta memperbaiki kondisi jalan yang rusak di wilayah tersebut.
Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, melalui pelaksanaan rapat koordinasi (Rakor) bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas PUPR Bengkulu Utara, pada Kamis (7/5/2026).
Terdapat tiga agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut, yaitu penataan Alun-alun Rajo Malim Paduko, peremajaan Bundaran Arga Makmur, serta inventarisasi data infrastruktur jalan yang menjadi prioritas perbaikan pada Tahun Anggaran 2026.
Dalam arahannya, Bupati Arie Septia Adinata menekankan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan yang matang. Hal ini mengingat adanya keterbatasan anggaran daerah yang tersedia.
“Perencanaan pembangunan harus disusun secara matang, mengingat keterbatasan anggaran daerah kita,” ujar Bupati.
Menurutnya, langkah ini ditempuh agar program pemerintah pusat dapat disinkronkan dengan kebutuhan di lapangan. Selain untuk mempercantik wajah ibu kota kabupaten, rapat ini juga bertujuan untuk menginventarisasi kebutuhan daerah secara menyeluruh. Termasuk memastikan seluruh data dan dokumen pendukung telah lengkap dan siap sejak awal.
Dengan persiapan yang rapi, pengajuan proposal ke pemerintah pusat dapat dilakukan dengan segera karena seluruh kebutuhan sudah terinventarisasi dengan jelas.
"Jika pembangunan tersebut tidak dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka akan segera diusulkan pendanaannya ke pemerintah pusat. Oleh karena itu, sinkronisasi program sangatlah penting," tambah Arie.
Melalui strategi ini, Pemkab Bengkulu Utara berharap dapat memaksimalkan peluang pendanaan dari pemerintah pusat serta memastikan setiap proyek berjalan tepat sasaran. Hal ini khususnya ditujukan untuk penataan kawasan strategis seperti Alun-alun dan Bundaran Arga Makmur, serta penanganan jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.